Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SKUAD angkat besi junior Indonesia berhasil membuktikan kehebatannya saat mengikuti Kejuaraan Remaja dan Junior Asia 2019 yang diadakan di Pyongyang, Korea Utara, 9-27 Oktober. Tak tanggung-tanggung, sebanyak tujuh emas dirah serta 14 rekor dipecahkan para lifter muda terbaik Tanah Air.
Rekor tersebut dipecahkan oleh Muhammad Faathir (kelas 61 kg) dengan lima rekor, Windy Cantika Aisah (kelas 49 kg) (6 rekor), dan Rahmat Erwin Abdullah (kelas 73 kg) (3 rekor).
Rahmat bersama dengan Faathir masing-masing meraih tiga keeping emas. Adapun satu medali berhasil diraih lifter putri Cantika.
Hasil ini tentu menjadi modal apik bagi Rahmat dan Cantika menuju SEA Games 2019 di Filipina.Keduanya memang disiapkan untuk berlaga di ajang dua tahunan tersebut.
Rahmat yang merupakan putra lifter nasional Erwin Abdullah ini terpilih menjadi bagian skuat angkat besi menuju SEA Games 2019 lantaran berhasil melewati total angkatan seniornya, di kelas yang sama, yakni Triyatno. Rahmat mengukir angkatan snatch 145 kg, clean and jerk 176 kg, dan total angkatan 321 kg.
Sementara Cantika, menjadi salah satu lifter andalan putri yang diberangkatkan ke SEA Games 2019 setelah membukukan total angkatan lebih dari rekor dunia yang dipecahkannya saat mengikuti tes angkatan PB PABBSI di mes Kwini, Jakarta, Jumat (28/6).
Baca juga: PTMSI Dinilai Salah Langkah jika Laporkan Erick Thohir ke Polisi
Menurut pelatih kepala pelatnas angkat besi, Dirdja Wihardja, hasil di Pyongyang memang sangat memuaskan sebelum berlaga di Filipina. Namun, ia tetap skuatnya untuk fokus pada tapi target utama, yakni menjadi juara umum di SEA Games 2019.
Dirdja menambahkan, di Pyongyang merupakan ajang pemanasan sebelum SEA Games bagi atlet-atlet junior, seperti Rahmat dan Cantika untuk membuktikan diri.
"Terutama Cantika dan Rahmat ya, mereka harus maksimal di SEA Games kerena multievent itu merupakan bagian dari kualifikasi Olimpiade. Dengan total angkatan yang meningkat, tentu nilai poinnya lebih tinggi dan kans tampil di Tokyo semakin terbuka," tutur Dirdja, Sabtu (26/10).
Meski baru mencatatkan namanya sebegai pemegang rekor dan meraih medali emas di level Asia, nyatanya tak membuat Cantika mematok target tinggi di SEA Games perdananya.
"Saya tak mau tampil di SEA Games 2019 ini jadi beban. Biarkan mengalir saja. Soal target apa pun, kalau latihan rutin, pasti bisa," ujar lifter asal Bandung itu.
Setelah dari Pyongyang, tim angkat besi akan rutin latihan di mes Kwini, Jakarta, sebelum berangkat ke Filipina. (OL-1)
Selama ini, dinamika keluar masuk atlet Pelatnas di akhir tahun berfungsi sebagai instrumen evaluasi.
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi mengumumkan hasil evaluasi rutin pelatnas yang berujung pada penyesuaian atlet
TUNGGAL putra Indonesia Alwi Farhan meraih gelar juara Makau Terbuka 2025 usai menundukkan wakil Malaysia, Justin Hoh.
Eng Hian mengatakan bahwa Marleve memilih mundur karena alasan pribadi. Posisinya akan digantikan Harry Hartono.
Atlet-atlet Rusia memiliki kapasitas dan kualitas yang lumayan bagus.
Pihak penyelenggara juga membuka peluang bagi atlet pelatnas untuk turut serta dalam lomba.
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved