Sabtu 26 Oktober 2019, 18:30 WIB

PTMSI Dinilai Salah Langkah jika Laporkan Erick Thohir ke Polisi

mediaindonesia.com | Olahraga
PTMSI Dinilai Salah Langkah jika Laporkan Erick Thohir ke Polisi

Ist
PTMSI Dinilai Salah Langkah jika Laporkan Erick Thohir ke Polisi

CHEF de Mission (CdM) Indonesia, Harry Warganegara, angkat bicara terkait rencana Ketua Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI), Oegroseno, yang ingin melaporkan mantan Ketua Komite Olahraga Indonesia (KOI), Erick Thohir, ke polisi. Langkah itu dinilai Harry salah alamat.

Harry menyebut, olahraga sudah memiliki hukum dan badan yang mengawasi. Jika ingin melapor, kata dia, seharusnya Oegroseno tahu harus ke mana.

"Urusan olahraga itu ada di BAORI (Badan Arbitrase Olahraga Repuplik Indonesia). Tidak ada urusannya dengan kepolisian. Tapi kalau mau dilaporkan silakan," ujar Harry.

Oegroseno melaporkan Erick ke polisi setelah tidak memberangkatkan delapan atletnya ke SEA Games 2019 di Filipina, Desember mendatang. Oegroseno menilai Erick telah melakukan penipuan.

 

Baca juga: Kalangan Milenial Diharap Kenal Olahraga Tradisional

 

Namun, Harry dengan tegas membantah tudingan tersebut. Aturan yang ditetapkan sudah jelas, yakni setiap cabang olahraga yang memiliki dualisme kepengurusan tidak akan diberangkatkan ke SEA Games 2019.
 PTMSI bahkan saat ini memiliki tiga kepengurusan yakni kubu Oegroseno, Lukman Eddy, dan Peter Layardilay.

"Persoalan tenis meja kami serahkan kepada Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga), karena status pengurus belum beres di internal. Oleh Kemenpora diputuskan tenis meja tidak diberangkatkan. Sampai hari ini, tidak diberangkatkan," ujar Harry.

"Sudah ada kesepakatan antara Pak Erick, Pak Tono (mantan Ketua KONI Tono Suratman), dan Menpora. Kalau memang cabang olahraga serius dengan nasib atlet, jangan ada dualisme kepengurusan," tutup Harry. (RO/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More