Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANTHONY Sinisuka Ginting menyatakan telah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk bisa tampil maksimal di Denmark Terbuka 2019. Secara khusus, Anthony yang akan turun di nomor tunggal putra, terus melatih diri agar bisa menjaga fokusnya. Masalah konsentrasi diakui cukup berpengaruh terutama ketika dia sedang memimpin atau memiliki poin yang selisihnya tipis dengan lawan.
“Selain itu saya juga harus bisa cepat antisipasi strategi kalau misalnya lawan sudah bisa membaca permainan saya. Harus lebih konsisten juga,” ujar Anthony.
Latihan fisik juga dilakukan Anthony apalagi mengingat dirinya sempat mengalami cedera paha setelah bertanding di Tiongkok dan Korea Selatan. Anthony menegaskan itu sudah membaik setelah berkonsultasi dengan dokter dan fisioterapis. Menurut dia, dirinya telah memiliki banyak waktu panjang untuk pemulihan.
“Menurut dokter kemarin karena ada gerakan yang over saja di lapangan. Karena kalau di lapangan kan suka enggak sadar mau ambil bola ke mana saja, mungkin suka ada gerak-an yang over,” kata Anthony.
Di Denmark, Anthony tidak akan sendiri. Ada tiga pemain lainnya yang juga turun di nomor tunggal putra, yakni Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, dan Tommy Sugiarto.
Sementara itu, di nomor tunggal putri, Indonesia menggantungkan harapannya ke Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani. Lalu di nomor ganda putra, ada Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf, dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Untuk di nomor ganda putri, Indonesia hanya diwakili Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Adapun di nomor ganda campuran, mereka yang diterjunkan, ialah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, dan Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow.
Evaluasi junior
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) meng-evaluasi performa atletnya yang tampil di Kejuaraan Dunia Junior 2019. Utamanya ialah mereka yang berhasil menginjakkan kaki di babak final. Seperti diketahui ada tiga wakil Merah Putih yang lolos ke partai puncak, tapi hanya satu gelar juara yang didapat.
Mereka yang bisa menembus babak terakhir ialah pasangan ganda campuran Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil dan pasangan ganda putri Febriana Dwipuji/Amalia Cahaya. Leo juga bermain rangkap dan turun di nomor ganda putra bersama Daniel Marthin. Hanya Leo/Daniel yang berhasil merebut medali emas.
Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti, Febriana/Amalia dan Leo/Indah, bermain di bawah performa saat final. Susy melihat mereka seolah tegang dan sulit bermain lepas di lapang-an. Ke depannya mereka harus lebih dikuatkan lagi mental dan fokusnya saat menghadapi laga genting,” tuturnya.
Namun, Susy mengatakan secara keseluruhan hasil yang didapatkan Indonesia tahun ini cukup baik karena telah membawa Piala Beregu Suhandinata kembali ke Tanah Air. (BadmintonIndonesia/R-3)
Sebelumnya, masalah kapalan di tangan Nikolaus sempat menjadi kendala serius yang mengganggu performanya dalam beberapa turnamen terakhir.
Dejan/Bernadine melaju ke 16 besar Orleans Masters usai menundukkan wakil India, Dhruv Kapila/Tanisha Crasto, melalui permainan dua gim langsung dengan skor 21-14 dan 21-18.
Indonesia hadapi tantangan berat di Grup D Piala Thomas 2026 bersama Prancis & Thailand. Simak hasil lengkap undian Piala Thomas dan Uber 2026 di Denmark.
Leo/Bagas dan Raymond/Joaquin sukses melaju ke babak 16 besar Orleans Masters 2026. Simak rekap hasil ganda putra Indonesia selengkapnya di sini.
Di final Swiss Terbuka, Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan Supanida Katethong dalam permainan dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 15-21.
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan takluk dari wakil Jepang, Yushi Tanaka di final Swiss Terbuka
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved