Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Target Berburu Poin di Tiongkok

Mediaindonesia
17/9/2019 06:40
Target Berburu Poin di Tiongkok
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susi Susanti,(MI/ADAM DWI )

DENGAN kategori Super 1000, turnamen bulu tangkis Tiongkok Terbuka 2019 yang akan dimulai hari ini hingga 22 September mendatang menjadi kesempatan pebulu tangkis elite Indonesia berburu poin. Meraih poin tertinggi akan mendongkrak peringkat untuk melapangkan jalan menuju Olimpiade Tokyo 2020.

"Raihan poin di setiap turnamen sangat penting untuk merebut tiket Olimpiade Tokyo. Terlebih kesempatan meraih poin makin sempit," ungkap Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susi Susanti, kemarin.

Tentang peluang di Tiongkok Terbuka 2019, Susi menyebut ganda putra yang mengandalkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tetap menjadi andalan utama. Namun, ganda campuran dan tunggal putra dinilainya juga memiliki peluang.

"Saat ini yang paling stabil memang ganda putra, tapi ada beberapa sektor yang punya kesempatan yaitu ganda campuran dan tunggal putra. Pada tahun lalu di Tiongkok Terbuka, di Asian Games 2018, kita kan juga bisa dapat gelar dari tunggal putra," ujar Susi.

Di sisi lain, tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting menegaskan tekad mempertahankan gelar yang direbutnya tahun lalu. Di final tahun lalu, Anthony mengalahkan tunggal putra Jepang, Kento Momota, 23-21, 21-19 di final.

Dalam menghadapi Tiongkok Terbuka 2019, Anthony mengaku telah diminta pelatih kepala tunggal putra, Hendry Saputra, untuk memperbaiki dan meningkatkan strategi cara main. Di Kejuaraan Dunia 2019 beberapa Agustus lalu, Anthony hanya mampu bertahan hingga babak ketiga.

"Jika saat pertandingan lawan sudah mengantisipasi strategi, saya harus bisa mengubah permainan dan lebih percaya diri," ujarnya.

Anthony juga terus mengasah fokusnya di lapangan agar bisa menghindari kehilangan poin akibat kesalahan sendiri. "Saat melakukan perubahan dalam permainan, saya harus yakin dulu dan lihat lawan juga apakah membuatnya tambah percaya diri atau sebaliknya. Jadi harus dilihat benar-benar detail," imbuhnya. (*/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya