Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Menpora Imam Nahrawi didampingi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto dan Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengelar pertemuan dengan Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, Jumat (6/9) pagi di Hotel Fairmont, Jakarta. Pertemuan yang diinsiaisi oleh Menpora ini terkait insiden kerusuhan yang melibatkan oknum seporter Timnas Indonesia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia melawan Malaysia yang digelar pada Kamis (5/9) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Pada pertandingan tersebut, Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 3-2 lewat kemenangan dramatis. Kekalahan Indonesia dengan Malaysia berbuntut panjang, oknum seporter Timnas Indonesia di dalam dan luar stadion melakukan kerusuhan. Bahkan akibat kerusuhan itu, Menpora Malaysia ikut tertahan di stadion.
Atas insiden tersebut, Menpora menyampaikan langsung permohonan maaf kepada Menteri Belia dan Sukan Malaysia. "Atas nama masyarakat Indonesia dan pemerintah, kami meminta maaf kepada Pak Saddiq atas peristiwa yang tidak mengenakkan yang dilakukan oleh oknum suporter Indonesia. Tentu sepak bola akan terus menyatukan kita semua seluruh masyarakat di muka bumi ini termasuk persahabatan yang begitu mendalam antara Indonesia dan Malaysia," ujarnya.
Baca juga: Imam Nahrawi Minta Maaf kepada Menpora Malaysia
Persahabatan ini, lanjutnya, tidak boleh renggang gara-gara soal sepak bola dan kami akan terus menjaga agar kondisi ini terus baik. "Bagi oknum-oknum suporter yang telah melakukan perusakan tentu harus ditindak dengan tegas oleh aparat kepolisian," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Menpora juga menyampaikan permintaan maaf melalui surat resmi atas nama pemerintah Indonesia yang disampaikan kepada pemerintah Malaysia.
"Kami juga menyampaikan surat permohonan maaf secara tertulis, semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Karena nanti di bulan November, Indonesia akan bertandang ke Malaysia. Kami sepakat sebelum kita bertanding di Malaysia, Indonesia dengan Malaysia akan bertemu secara informal," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, memastikan bahwa Indonesia dan Malaysia akan selalu bersama dan silaturahmi akan terus berlanjut.
"Kita ini sahabat serumpun karena itu, saya pastikan bahwa Indonesia akan tetap bersama, silaturahim akan terus berlanjut. Dan kita akan menyelesaikan masalah ini secara bersama-sama," tuturnya.
"Saat Indonesia akan bertanding di Malaysia pada bulan November nanti, kita pastikan menolak budaya kekerasan. Sepak bola bagian dari menyatukan kita semua tapi bukan memisahkan kita. Saya berharap apa yang terjadi saat pertandingan Indonesia melawan Malaysia tidak terulang lagi," tambahnya. (RO/OL-10)
Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan, menegaskan bahwa tantangan organisasi pelajar saat ini semakin dinamis, terutama dengan dominasi Generasi Z yang sangat lekat dengan dunia digital.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memaparkan 28 agenda besar Kemenpora untuk tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (27/1).
KONTINGEN Indonesia sukses menutup perjuangan di ajang ASEAN Para Games (APG) Ke-13 Tahun 2025 di Thailand.
Pansel terdiri dari lima orang yang diketuai Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) RI Gunawan Suswantoro.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved