Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Pasangan ganda campuran andalan Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti tengah bersiap untuk menghadapi wakil Eropa di laga pembuka turnamen Indonesia Terbuka 2019. Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich dari Jerman yang merupakan unggulan ketujuh akan menjadi lawan utama Praveen/Melati di babak pertama nanti.
Pertemuan kedua pasangan pernah bertemu sebelumnya. Pada laga All England 2019, Praveen/Melati mengalahkan Lamsfuss/Herttrich dengan straight game 21-11, 21-17.
Jika nanti Praveen/Melati melaju dengan mulus menghadapi Lamsfuss/Herttrich, mereka akan bertemu pemenang pertandingan antara pasangan Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith dan pasangan Jerman Marvin Seidel/Linda Efler.
"Lawan kami nanti kan sudah ketahuan siapa, jadi kami sudah pelajari dari sekarang. Ini turnamen besar, jadi memang ketemunya langsung lawan-lawan yang bagus semua, kami harus siap," ungkap Melati soal hasil undian.
"Kalau bertemu pasangan Eropa, kami harus waspada terutama dari hal non-teknis, jangan sampai terpancing lawan, jangan sampai terbawa emosi karena bisa berantakan permainannya dan jadi nggak bisa mikir," lanjutnya.
Melati menjelaskan bila dilihat dari segi teknik permainan, dirnya dan Praveen sebetulnya merasa cocok dengan permainan pemain Eropa. Permainan Praveen/Melati pun kian solid sebagai pasangan.
"Kalau dari segi teknik, kekompakan, kami sudah lumayan baik, tinggal dikuatkan lagi dari individu masing-masing," tambah Melati.
Dalam dua pekan jelang berlangsungnya Indonesia Terbuka 2019, Praveen/Melati mengikuti program latihan khusus yang dirancang sang pelatih, Richard Mainaky.
"Dari minggu-minggu kemarin memang latihannya habis-habisan, pemain putri banyak latihan kelincahan, kanan-kiri lempar bola, yang putra banyak latihan smash dan meng-cover lapangan. Dalam dua pekan ini dimaksimalkan program persiapannya," jelas Melati.
"Semua pemain pasti maunya juara, walaupun tidak mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Kami ingin bermain sebaik mungkin, apalagi tampil di depan publik sendiri," tutur Melati saat ditanya target di BIO. (OL-9)
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Minat masyarakat Bandung terhadap olahraga raket terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved