Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM bulu tangkis Indonesia meraih tiket semifinal kejuaraan dunia bulu tangkis beregu campuran Piala Sudirman 2019. Dengan sukses melangkah ke babak empat, prestasi Indonesia lebih baik jika dibandingkan dengan torehan di Piala Sudirman 2017.
Pada Piala Sudirman 2017, Indonesia yang berada di grup 1D bersama Denmark dan India, gagal lolos dari fase grup. Dengan menang 3-2 atas tim Denmark dan kalah 4-1 dari India, tim ‘Merah Putih’ hanya menempati posisi ketiga Grup 1D.
Pada perempat final Piala Sudirman 2019 yang digelar di Nanning, Tiongkok, kemarin, Indonesia menyingkirkan tim Taiwan dengan 3-2.
Poin pertama Indonesia disumbang pasangan ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang mengalahkan pasangan rangking tiga dunia Lee Yang/Wang Chi-lin dengan skor 21-17 dan 21-17 dalam 44 menit. Indonesia unggul atas Taiwan 1-0.
“Hari ini kami bermain baik, kami menghadapi lawan yang cukup berat, mereka punya pertahanan yang kuat,” kata Kevin seusai pertandingan.
“Kami sudah belajar dari pertandingan sebelumnya, kami lebih sabar, tetep fokus, tidak mau buru-buru mematikan lawan,” imbuh Kevin.
Sayangnya pada sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung harus mengakui ke-tangguhan petenis nomor satu dunia yang memegang gelar Singapura Terbuka 2019 dan Malaysia Terbuka pada 2019, Tai Tzu-ying, dengan skor 16-21 dan 14-21.
“Tai pemain yang sabar, pukulannya bagus. Dia tipe pemain yang tidak langsung mematikan lawan, tapi merusak posisi lawan. Mungkin saya kurang sabar waktu dia mengatur permainan, saya kurang bisa melewati,” ucap Mariska.
Kedudukan Indonesia versus Taiwan menjadi imbang 1-1. Pada sektor tunggal putra dengan mengandalkan Jonatan Christie, Indonesia semula berharap bisa meraih poin. Ternyata Jonatan dikalahkan pemain peringkat lima dunia Chou Tien-chen dengan skor 21-11 dan 21-13 dalam 36 menit. Taiwan kembali unggul 2-1.
Beruntung pada laga keempat yang mempertanding-kan ganda putri, Indonesia meraih poin dan kedudukan kembali imbang 2-2. Juara India Terbuka 2019 Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengalahkan Pai Yu Po/Wu Ti Jung dengan skor 21-13 dan 21-7.
Dengan kedudukan imbang 2-2, laga kelima yang mempertandingkan nomor ganda campuran pun dilanjutkan. Pasangan terbaik Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mendapat tugas berat untuk merebut poin di laga krusial.
Akhirnya sorak-sorai pecah di kubu Indonesia setelah runner-up Selandia Baru Terbuka 2019 dan India Terbuka 2019 itu mengalahkan pasangan Wang Chi-lin/Hsieh Pei Shan dengan skor 21-17 dan 21-15.
Dengan mengalahkan Taiwan 3-2, tim Indonesia akan bertemu tim Jepang yang melibas tim Malaysia dengan 3-0.
Di atas kertas secara materi pemain, Indonesia yang sekali meraih gelar pada 1989 dan enam kali runner-up harus berjuang keras untuk mengalahkan tim ‘Negeri Sakura’ yang pernah sekali runner-up pada 2015. (Opn/R-3)
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Minat masyarakat Bandung terhadap olahraga raket terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved