Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BANDARA I Gusti Ngurah Rai Bali memastikan kesiapan operasional menghadapi dua momentum besar, yakni Hari Raya Nyepi dan periode libur Lebaran 1447 H. Pengaturan jadwal penerbangan serta transportasi dilakukan secara terencana agar tidak ada penumpang yang tertahan di area bandara selama masa persiapan Nyepi maupun arus perjalanan Lebaran.
Penerbangan terakhir dijadwalkan mendarat sebelum penutupan total bandara pada Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 19 Maret 2026 pukul 06.00 Wita. Setelah waktu tersebut, seluruh aktivitas penerbangan dihentikan sementara sebagai bagian dari pelaksanaan tradisi Nyepi di Bali.
Meski bandara akan ditutup selama Nyepi, pengelola memastikan operasional kembali berjalan normal setelahnya untuk mendukung mobilitas wisatawan, terutama menjelang periode Lebaran yang diperkirakan memicu lonjakan penumpang.
Untuk mengantisipasi kebutuhan transportasi penumpang sebelum dan sesudah penutupan bandara, pengelola juga memastikan ketersediaan transportasi darat tetap aman dan memadai.
“Selama masa persiapan Nyepi, kami memastikan transportasi tetap tersedia bagi pengguna jasa. Jangan sampai ada penumpang yang terdampar di bandara karena tidak mendapatkan transportasi,” jelas General Manager (GM) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, Rabu (11/3).
Sebagai bagian dari kesiapan layanan, sekitar 800 armada transportasi disiapkan untuk melayani penumpang selama periode operasional menjelang dan setelah Hari Raya Nyepi.
Berdasarkan data terakhir, Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat rata-rata trafik sekitar 65.000 penumpang setiap hari. Berbeda dengan sebagian besar bandara lain yang beroperasi sepanjang tahun, bandara di Bali memiliki satu hari tanpa aktivitas penerbangan saat Nyepi.
"Kalau di tempat lain ada 365 hari operasional dalam setahun, di Bali hanya 364 hari karena satu hari bandara berhenti total saat Nyepi,” ungkapnya.
Selain pengaturan operasional saat Nyepi, pengelola bandara juga telah menyiapkan langkah untuk menghadapi lonjakan penumpang pada masa libur Lebaran. Sejumlah maskapai dilaporkan telah mengajukan penerbangan tambahan untuk mengakomodasi meningkatnya permintaan perjalanan.
Secara total, terdapat sekitar 265 extra flight yang diajukan maskapai untuk melayani sejumlah rute domestik utama seperti Jakarta (Cengkareng), Surabaya, Labuan Bajo, dan Balikpapan.
Tambahan penerbangan ini dilayani oleh beberapa maskapai, antara lain Lion Group, Pelita Air, Indonesia AirAsia, serta maskapai lainnya.
Berdasarkan tren penerbangan nasional, rute Jakarta (Cengkareng)-Denpasar masih menjadi salah satu jalur penerbangan paling sibuk di Indonesia. Selain itu, rute internasional dari Singapura dan Australia juga tetap menjadi pasar utama wisatawan yang berkunjung ke Bali.
Lonjakan trafik penumpang diperkirakan terjadi pada periode 13 hingga 27 Maret. Rentang waktu ini bertepatan dengan beberapa momentum sekaligus, yakni Hari Raya Nyepi, libur Lebaran, serta libur sekolah.
Kondisi tersebut diperkirakan akan mendorong peningkatan arus wisatawan menuju Bali. Secara keseluruhan, trafik penerbangan diproyeksikan tumbuh sekitar 1% untuk penerbangan domestik dan 3% untuk penerbangan internasional.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan tren positif sektor pariwisata Bali yang masih menjadi destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara. (OL/E-4)
Layanan kereta api jarak jauh mencatat 4.246.274 penumpang dengan tingkat okupansi 118,9% dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif selama masa Angkutan Lebaran 2026 dengan melayani lebih dari 5 juta pelanggan.
TINGGINYA mobilitas masyarakat Indonesia Timur selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026 terkonfirmasi dari data yang dirilis PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4.
Direktur Utama Pelni Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyampaikan per 29 Maret 2026, penjualan tiket untuk periode arus balik yaitu 23 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 268.746 tiket.
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada 28 Maret 2026 pukul 00.00–23.59 WIB, tercatat 111.589 penumpang menyeberang dari Sumatra ke Jawa, turun 11%
Program "Mudik ke Jakarta" sukses mendongkrak ekonomi hingga Rp21 triliun. Simak data lonjakan penumpang MRT, LRT, dan jumlah wisatawan di Monas hingga Ragunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved