Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

KAI Prediksi Volume Penumpang Lebaran 2026 Tembus 4,9 Juta

Rahmatul Fajri
11/3/2026 16:35
KAI Prediksi Volume Penumpang Lebaran 2026 Tembus 4,9 Juta
Ilustrasi(Dok KAI)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memproyeksikan volume angkutan Lebaran tahun 2026 akan mencapai 4,9 juta penumpang. Direktur Operasi PT KAI, Awan Hermawan Purwadinata mengatakan angka ini mencakup total perjalanan kereta api jarak jauh maupun lokal di seluruh wilayah operasi KAI selama masa angkutan mudik dan balik.

Awan mengatakan prediksi tersebut masih berubah. Ia mengatakan adanya kebijakan bekerja dari mana saja (work from anywhere), hari libur, maupun pencairan THR akan memengaruhi jadwal keberangkatan pemudik.

"Ini kita memperkirakan, hanya perkiraan, bisa berubah-berubah dengan adanya work from anywhere ini ada kemungkinan bisa berubah. Volume angkutan lebaran di 2026 ini mencapai 4,9 juta penumpang," ujar Awan saat Forum Diskusi Denpasar 12 yang digelar secara daring, Rabu (11/3).

Dari total proyeksi tersebut, KAI memetakan dua titik krusial pergerakan massa. Puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada 18 Maret 2026 dengan estimasi 247.440 penumpang dalam satu hari. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi lebih padat, yakni pada 24 Maret 2026 dengan perkiraan mencapai 287.536 penumpang.

Hingga Rabu (11/3) pukul 09.00 WIB, KAI telah mengamankan penjualan 2,5 juta tiket dari total 3,5 juta tempat duduk kereta api jarak jauh yang disediakan. Tanggal keberangkatan yang paling diburu masyarakat jatuh pada 23 Maret dengan penjualan rata-rata 164.274 tiket per hari.

Berbeda dengan kereta jarak jauh, keterisian kursi untuk KA Lokal terpantau masih di angka 19,9 persen dari total 926.936 tempat duduk.

"Kereta lokal okupansinya masih kecil karena karakter penumpangnya banyak yang go-show atau membeli langsung di hari keberangkatan. Berbeda dengan penumpang jarak jauh yang sudah mempersiapkan tiket jauh-jauh hari agar sesuai jadwal," jelas Awan.

Lebih lanjut, Awan mengatakan berdasarkan data per 11 Maret, Stasiun Pasar Senen masih menjadi titik keberangkatan terpadat dengan total 255.929 penumpang, disusul oleh Stasiun Gambir, Yogyakarta, Surabaya Pasar Turi, dan Bekasi.

Adapun relasi perjalanan yang paling diminati mencakup rute Gambir–Yogyakarta (PP), Gambir–Semarang (PP), serta Lempuyangan–Pasar Senen. Sementara itu, kereta api dengan volume penumpang tertinggi dipimpin oleh KA Airlangga (Pasar Senen–Surabaya), disusul KA Joglosemarkerto dan KA Pangrango. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya