Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BANDARA Lombok yang belakangan dikenal dengan sebutan InJourney Airports Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) meningkatkan pengawasan terhadap penumpang datang. Antisipasi itu guna mencegah potensi masuknya virus nipah melalui penerbangan internasional maupun domestik. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya laporan kasus penularan Virus Nipah di sejumlah negara.
Peningkatan pengawasan dilaksanakan secara intensif melalui koordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, BIZAM telah mengoperasikan dua unit thermal scanner yang dipasang masing-masing di area kedatangan domestik dan kedatangan internasional. Kedua alat ini guna memantau suhu tubuh seluruh penumpang yang baru tiba di bandara.
Tidak hanya itu, penumpang internasional diwajibkan mengisi All Indonesia–SATUSEHAT Health Pass. Aplikasi ini digunakan untuk memperoleh informasi kesehatan dan riwayat perjalanan penumpang sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi risiko penularan penyakit.
“Kami senantiasa berkoordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan serta instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi potensi masuknya Virus Nipah,” ujar Aidhil Philip Julian, General Manager BIZAM, Kamis (05/02).
Sejak pandemi Covid-19, lanjut Aidhil, pengawasan terhadap penumpang pesawat udara di BIZAM telah diterapkan secara ketat dan berlapis. Dengan adanya laporan penyebaran virus nipah, langkah pengawasan tersebut semakin diperkuat sebagai bentuk kewaspadaan dini.
“Penguatan pengawasan ini merupakan langkah preventif agar potensi penyebaran virus nipah dapat dicegah sejak dini, mengingat BIZAM merupakan pintu gerbang utama masuknya pelaku perjalanan ke Nusa Tenggara Barat melalui jalur udara,” jelasnya.
Keberadaan rute penerbangan internasional di BIZAM menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan pengawasan kesehatan penumpang. “Bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan, kami terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap pelaku perjalanan, terutama yang berasal dari luar negeri,” ujar Aidhil (Z-2).
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Kasus kematian akibat nipah ini menjadi alarm keras bagi negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, mengenai risiko penularan virus zoonosis tersebut.
DUNIA kembali dalam kewaspadaan tinggi setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi kematian pertama akibat virus Nipah di Banglades pada awal Februari 2026.
DISEASE Outbreak News (DONs) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan resmi meninggalnya pasien akibat infeksi virus Nipah (NiV) di Banglades
DPRD Jawa Timur mendesak Pemprov Jawa Timur memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran virus nipah
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved