Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Periode Virus Nipah Terjadi Saat Musim Kawin Kelelawar

M Iqbal Al Machmudi
04/2/2026 20:13
Periode Virus Nipah Terjadi Saat Musim Kawin Kelelawar
Ilustrasi virus nipah.(Freepik)

DIREKTUR Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan, Sumarjaya, menjelaskan munculnya kasus virus nipah disebabkan inang utamanya yakni kelawar yang diperkirakan terjadi dari bulan Desember sampai Mei karena pada periode tersebut merupakan waktu bulan kawinnya kelelawar.

"Jadi, ketika kelelawar kawin membutuhkan energi, ketika dia membutuhkan energi banyak, dia akan keluar mencari makanan. Kebetulan biasanya masyarakat itu menanam pohon jambu dan sebagainya itu diperternakan babi. Sehingga babi makan, sehingga terjadilah perantarannya melalui babi. Jadi itulah siklusnya sebenarnya di Indonesia seperti itu," kata Sumarjaya dalam diskusi Denpasar 12 secara daring, Rabu (4/2).

Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya. Maka disarankan menghindari minum nira yang langsung ke pohonnya, cuci atau kupas buahnya, dan tidak memakan buah bekas gigitan kelelawar. Dan masak daging hingga matang dan jangan mengonsumsi daging mentah.

Sumarjaya juga menjelaskan tahapan yang dilakukan jika muncul gejala virus nipah. Tahapan pertama yakni, harus tetap tenang dan segera datang ke pusat kesehatan untuk melakukan pemeriksaan dan isolasi, kemudian ikuti seluruh arahan tenaga kesehatan, dan batasi kontak erat.

"Gunakan masker dan sampai rewire kontak perjalanan kita juga harus cek seperti airport," pungkasnya. (Iam/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya