Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Ini Analisis Bupati Indramayu terkait Penyebab Banjir

Nurul Hidayah    
28/1/2026 18:24
Ini Analisis Bupati Indramayu terkait Penyebab Banjir
Bupati Indramayu Lucky Hakim.(Dok Pemkab Indramayu)

BENCANA banjir yang menerjang sejumlah titik di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, disebabkan sejumlah faktor. Perbaikan saluran drainase pun akan dilakukan. 

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, setelah mengunjungi sejumlah titik banjir di wilayah yang dipimpinnya mengungkapkan bahwa banjir yang terjadi pada Selasa (27/1) disebabkan oleh sejumlah faktor. "Di antaranya kondisi saluran air di pusat kota Kabupaten Indramayu yang mengalami pendangkalan dan terlalu kecil," tutur Lucky, Rabu (28/1). 

Saat hujan deras turun, saluran air itu tidak mampu menampung debit air yang meningkat tersebut. Kondisi ini, lanjut Lucky, dilihat saat ia meninjau banjir di perumahan BDI 2. Di perumahan tersebut, saluran drainase terlihat mengalami pendangkalan dan secara ukuran relatif sempit. 

Padahal, saluran tersebut mendapatkan pasokan air dari beberapa jalur drainase lain. Karena menjadi satu-satunya akses menuju muara, debit air yang tidak tertampung meluap dan merendam rumah warga.

Kondisi serupa juga ditemukan di kompleks Perumahan Citra Darma Ayu (Cidayu) yang masih terendam banjir setinggi lebih kurang 20 cm hingga 30 cm dan berada tak jauh dari Perumahan BDI 2. Karenanya, pihaknya berencana menormalisasi saluran drainase di dua kompleks perumahan tersebut dan mengerahkan pompa untuk menyedot air yang masih merendam rumah warga agar segera surut.

Selain itu, belum selesai pembangunan saluran air yang dilaksanakan BBWS Cimanuk-Cisanggarung di sejumlah titik di Kabupaten Indramayu membuat air tidak mengalir secara optimal hingga memicu banjir. "Faktor lain ialah pembangunan perumahan baru yang kondisi saluran drainasenya belum optimal, sehingga ketika hujan deras akan mengakibatkan banjir," tutur Lucky.

Pada kesempatan itu, Lucky pun mengajak para kepala SKPD yang mendampinginya dan stakeholders terkait yang turut hadir untuk bersama-sama mencarikan solusi secepatnya. "BPBD Indramayu kini mendirikan  posko siaga banjir di Cidayu dan BDI 2 untuk antisipasi apabila warga membutuhkan bantuan, baik lokasi pengungsian maupun dapur umum," tutur Lucky. (I-2) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya