Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai merah di Sumatra Utara diproyeksikan bakal merangkak naik pada pekan depan. Kemungkinan itu akibat gangguan siklus panen setelah bencana banjir melanda sejumlah wilayah produksi pada November lalu.
Meski harga pangan di Sumut terpantau stabil di akhir pekan ini, kerusakan lahan pertanian mulai mengancam ketersediaan pasokan cabai di pasar lokal hingga Februari mendatang.
"Gangguan produksi akibat banjir mulai memengaruhi pasokan cabai merah dan cabai hijau," ungkap Ekonom Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Gunawan Benjamin, Minggu (25/1).
Panen dari luar wilayah Sumut berpeluang meredam lonjakan harga. Namun menurutnya hal tersebut tidak akan sepenuhnya menghindari potensi kenaikan harga di tingkat konsumen sepenuhnya.
Saat ini cabai merah ditransaksikan dalam rentang Rp19.000 hingga Rp24.000 dan cabai hijau di kisaran Rp19.000 per kilogram. Keduanya dinilai berpeluang naik sepekan ke depan.
Sebaliknya, cabai rawit yang saat ini berada di level Rp40.000 per kilogram justru berpotensi turun harga. Hal itu seiring masuknya pasokan dari Aceh, dengan catatan jalur distribusi pascabencana tetap lancar.
Sementara itu, harga kebutuhan pokok lain diprediksi masih bergerak stabil. Bawang merah masih akan berada di rentang Rp28.000 hingga Rp33.000 per kilogram. Kemudian daging ayam di harga Rp33.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Lalu daging sapi masih akan ditransaksikan dalam rentang Rp110.000 hingga Rp140.000 per kilogram.
"Harga akan bertahan hingga menjelang Ramadan," ujar Gunawan.
Stabilitas juga, kata dia, tampak pada komoditas strategis seperti beras. Beras berada di level Rp13.800 hingga Rp14.300 per kilogram berkat pasokan melimpah.
Kemydian gula pasir dan minyak goreng curah masing-masing bertahan di kisaran Rp17.000 hingga Rp18.500 per kilogram. Adapun komoditas hortikultura seperti tomat, buncis dan kentang diperkirakannya akan tetap bergerak volatil, tetapi dalam rentang harga yang terbatas. (H-2)
ANCAMAN inflasi Februari membayangi Sumatra Utara atau Sumut seiring potensi pengiriman cabai ke luar daerah. Tekanan harga muncul setelah deflasi Januari
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Harga bahan pokok di Pasar Angso Duo, tercatat daging ayam Rp37.000 per kilogram, daging sapi segar berkisar Rp125.000 hingga Rp140.000 per kilogram.
HAMPIR sepekan harga daging ayam broiler di Kota Sukabumi, Jawa Barat, bertahan di kisaran Rp38 ribu per kilogram.
Harga beras kelas medium masih berkisar Rp13.500-Rp14.500 per kilogram, harga bawang putih Rp40.000-Rp45.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000-Rp35.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved