Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Kuota Haji Jateng 2026 Capai 34.122 Jemaah, Kloter Pertama Berangkat 21 April

Haryanto Mega
12/1/2026 13:05
Kuota Haji Jateng 2026 Capai 34.122 Jemaah, Kloter Pertama Berangkat 21 April
Ilustrasi(MI/Haryanto Mega)

KANTOR Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah mencatat kuota jemaah haji di provinsi itu pada 2026 mencapai 34.122 orang. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 3.745 jemaah atau 10,9% dibanding tahun sebelumnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan, kenaikan kuota haji itu harus diimbangi dengan kesiapan layanan yang lebih baik agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

“Kami harap penyelenggaraan haji 2026 bisa lebih baik lagi, dan kami yakin akan lebih baik,” kata Taj Yasin saat menerima Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Senin (12/1).

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah Fitriyanto menjelaskan, kuota haji tersebut terdiri dari jemaah haji reguler, prioritas lansia, pembimbing KBIHU, serta Petugas Haji Daerah dari Provinsi Jawa Tengah.

Ia menyebutkan, hingga Januari 2026 jumlah calon jemaah yang telah melakukan pelunasan biaya haji sudah melampaui kuota. Total jemaah yang melunasi biaya haji tercatat sebanyak 34.518 orang atau sekitar 102% dari kuota.

“Sehingga Insya Allah kuota jemaah haji Jawa Tengah dapat diberangkatkan 100%, sepanjang tidak ada kendala seperti jemaah sakit, menunda keberangkatan, dan sebagainya,” terangnya.

Sebagai bagian dari peningkatan layanan, Fitriyanto menyampaikan bahwa mekanisme keberangkatan jemaah haji Jawa Tengah dan DIY pada 2026 mengalami perubahan. Jika sebelumnya seluruh jemaah DIY transit di Asrama Haji Donohudan, tahun ini DIY menjadi embarkasi mandiri berbasis hotel dan diberangkatkan melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

“Untuk Jawa Tengah dan DIY yang sebelumnya seluruhnya melalui Embarkasi Solo, tahun ini dibagi menjadi dua. Sekitar 81% jemaah tetap melalui Embarkasi Solo, sementara sisanya atau sekitar 25 kloter akan diberangkatkan melalui Embarkasi YIA,” jelasnya.

Untuk embarkasi YIA, fasilitas asrama haji akan memanfaatkan hotel yang telah disiapkan, yakni Hotel Ibis dan Novotel. Maskapai yang digunakan tetap Garuda Indonesia dengan tipe pesawat Airbus A330 berkapasitas sekitar 360 penumpang.

Terkait jadwal, kloter pertama jemaah haji Jawa Tengah dijadwalkan mulai bergerak pada April 2026.

“Insya Allah, kloter pertama akan mulai bergerak pada 21 April 2026 menuju Solo atau Yogyakarta, dan pada 22 April 2026 diberangkatkan ke Arab Saudi,” kata Fitriyanto. (HT/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya