Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PADATNYA pelintas di jalan lintas Sumatra, tepatnya Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, tak mampu menghapus duka mendalam yang menyelimuti para pengungsi banjir bandang. Kamis (1/1) yang menandai awal tahun baru justru dilalui dengan kepedihan oleh warga yang kehilangan rumah tinggal.
Di tengah lalu lalang kendaraan, para pengungsi bertahan di posko pengungsian, menahan perih akibat rumah mereka yang porak-poranda diterjang kayu gelondongan dan material banjir bandang pada 25 November 2025 lalu.
Seorang pengungsi yang enggan disebutkan namanya mengaku pergantian tahun menjadi momen yang berat untuk dijalani.
“Melihat orang-orang berlalu-lalang menambah beban di hati. Kami juga ingin merayakan tahun baru dan bersilaturahmi dengan keluarga, tapi saat ini kami masih harus bergulat dengan duka,” ujarnya lirih.
Kesedihan itu tak hanya dirasakan para pengungsi. Ahmad Abdul, 35, warga Tapanuli Tengah yang kerap melintasi kawasan tersebut, mengaku turut merasakan kepedihan setiap kali melintas.
“Setiap lewat sini, rasanya ikut sedih melihat kondisi para pengungsi. Apa yang mereka rasakan seolah ikut kami rasakan,” katanya.
Sementara itu, M. Panjaitan, yang juga pengungsi di Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah, memilih membawa anggota keluarga menuju Kecamatan Barus untuk bergabung dengan keluarga mertuanya. Langkah itu diambil guna mengurangi beban psikologis, terutama bagi anak-anak.
Ia mengaku akan kembali ke Pandan setelah suasana tahun baru berlalu untuk membersihkan rumahnya yang masih dipenuhi material lumpur sisa banjir bandang. (JH/E-4)
Berdasarkan laporan terbaru yang diterima pada Minggu (1/3), jumlah pengungsi tersebut berasal dari 921 kepala keluarga dan tersebar di dua dari 20 kabupaten/kota terdampak.
DI tengah sawah yang sempat tertimbun lumpur setinggi lutut akibat bencana hidrometeorologi, secercah harapan mulai tumbuh.
AEON menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan di Sumatra.
Sekolah tersebut sebelumnya terdampak bencana banjir bandang pada Desember lalu.
Selama lebih dari tiga bulan, untuk sekadar membeli beras, obat-obatan, atau kebutuhan pokok lainnya, warga harus menantang derasnya arus dan licinnya bebatuan sungai.
BENCANA longsor melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.
Berdasarkan laporan terbaru yang diterima pada Minggu (1/3), jumlah pengungsi tersebut berasal dari 921 kepala keluarga dan tersebar di dua dari 20 kabupaten/kota terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved