Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

4 Tewas dalam Kecelakaan Usai Perayaan Tahun Baru di Kendal dan Pekalongan

Akhmad Safuan
01/1/2026 16:07
4 Tewas dalam Kecelakaan Usai Perayaan Tahun Baru di Kendal dan Pekalongan
Petugas mengevakuasikorban kecelakaan di Jalan Raya Wangandowo–Sumurjomblangbogo, Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.(MI/Akhmad Safuan)

EMPAT orang tewas dalam dua kecelakaan lalu lintas terpisah di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (1/1) dini hari, usai merayakan malam pergantian tahun.

Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Raya Montongsari, Desa Weleri, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Dua sepeda motor terlibat tabrakan adu banteng, masing-masing bernomor polisi H-4174-GM dan satu sepeda motor matik tanpa pelat nomor.

Akibat kecelakaan tersebut, dua pengendara tewas di lokasi, yakni Akhmad Rokhis (22), warga Desa Poncorejo, Kecamatan Gemuh, dan Liyanto (38), warga Desa Kedungsari, Kecamatan Ringinarum, Kendal.

Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda M Heru Ardiantoro mengatakan, kecelakaan diduga dipicu kurangnya konsentrasi pengendara akibat kelelahan setelah merayakan malam tahun baru.

“Korban baru pulang dari perayaan tahun baru. Diduga kurang konsentrasi sehingga terjadi tabrakan,” ujar Heru.

Ia menjelaskan, Akhmad Rokhis melaju dari arah Weleri menuju Kendal, sementara Liyanto melaju dari arah berlawanan. Kedua kendaraan bertabrakan keras hingga terpental dan mengalami kerusakan parah.

Sementara itu, kecelakaan kedua terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Raya Wangandowo–Sumurjomblangbogo, Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Dua pemuda ditemukan meninggal dunia di bebatuan di tepi jalan dengan luka parah.

Kedua korban diketahui bernama Eko Budi Santoso (28) dan Qodar Khairul (27), warga Desa Jagung, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Di sekitar lokasi ditemukan sepeda motor matik bernomor polisi E 2132 OE dalam kondisi rusak berat.

Kepala Unit Satlantas Polres Pekalongan Iptu Ambar Ady Widyantara mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas, kemudian dievakuasi ke rumah sakit.

“Diduga kecelakaan tunggal saat korban hendak pulang ke rumah usai merayakan malam pergantian tahun,” kata Ambar.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan bekas pengereman di lokasi kejadian. “Di sekitar TKP hanya ditemukan pecahan bodi motor dan batang pohon yang terkelupas akibat benturan keras,” ujarnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kedua kecelakaan tersebut. (Z-10)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik