Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Kemenhub Selidiki Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang yang Tewaskan 16 Orang

Insi Nantika Jelita
22/12/2025 10:11
Kemenhub Selidiki Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang yang Tewaskan 16 Orang
Kecelakaan Bisa di Tol Krapyak, Semarang.(basarnas Semarang)

Kementerian Perhubungan menyatakan tengah melakukan penyelidikan menyeluruh atas kecelakaan bus maut yang terjadi di simpang susun exit Tol Krapyak, Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (22/12) dini hari. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan serta mencegah kejadian serupa terulang.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengungkapkan bus Cahaya Trans dengan nomor polisi B 7201 IV diduga kehilangan kendali saat melaju di ruas penurunan exit tol sekitar pukul 00.30 WIB. Bus tersebut kemudian menabrak pembatas jalan dan terguling.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyatakan kecelakaan bus Tol Krapyak mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan satu penumpang mengalami luka ringan. Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada bagian samping dan belakang bus.

Menurut Aan, dugaan awal menunjukkan pengemudi tidak berkonsentrasi dan kurang memahami karakteristik medan jalan di simpang susun Krapyak, terutama pada jalur menurun, sehingga kendaraan kehilangan kendali.

Untuk mendalami penyebab kejadian kecelakaan bus Tol Krapyak, Ditjen Perhubungan Darat telah menurunkan petugas ke lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, pengelola jalan tol Jasa Marga, serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Kementerian Perhubungan juga mengingatkan seluruh perusahaan otobus agar hanya mengoperasikan armada yang memenuhi persyaratan teknis dan kelaikan jalan, serta memastikan kelengkapan administrasi perizinan. Selain itu, perusahaan diminta rutin memeriksa kondisi kendaraan, memastikan kesehatan pengemudi, menyediakan pengemudi cadangan, dan memastikan pengemudi memahami rute serta potensi risiko perjalanan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya