Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Arus Mudik Nataru di Tol Jawa Tengah Mulai Meningkat

Haryanto Mega
21/12/2025 15:58
Arus Mudik Nataru di Tol Jawa Tengah Mulai Meningkat
Petugas Ditlantas Polda Jawa Tengah mengatur kelancaran lalu lintas di Gerbang Tol Kalikangkung .(MI/Haryanto Mega-HO/Polda Jawa Tengah)

VOLUME kendaraan di Tol Trans Jawa mulai menunjukkan tren peningkatan seiring dengan tibanya libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Meski demikian, Satgas Operasi Lilin Candi 2025 Polda Jawa Tengah memastikan kondisi lalu lintas di sejumlah ruas tol masih terkendali dan belum terjadi kepadatan yang signifikan.

Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pratama Adhyasastra, mengungkapkan bahwa kenaikan volume kendaraan terpantau pada akhir pekan berdasarkan hasil traffic counting periode Sabtu-Minggu (20-21/12). Secara umum, pergerakan arus lalu lintas masih berada dalam kategori normal hingga ramai.

“Secara umum arus kendaraan masih terkendali dan belum memasuki kategori padat. Memang terjadi peningkatan di beberapa gerbang tol pada jam-jam tertentu, tetapi belum ada kepadatan,” ujar Pratama, Minggu (21/12).

Data dalam periode 1x24 jam mencatat sebanyak 17.716 kendaraan masuk ke arah barat melalui Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, sedangkan 25.976 kendaraan keluar dari arah Jakarta. Di GT Banyumanik, tercatat 37.455 kendaraan masuk menuju arah Solo–Yogyakarta dan 23.732 kendaraan keluar menuju tol dalam kota.

Pada ruas Tol Jogja–Solo, arus di GT Klaten terpantau masih normal. Puncak arus masuk terjadi pada pukul 10.00–11.00 WIB dengan 134 kendaraan, sementara puncak arus keluar tercatat pada pukul 17.00–18.00 WIB sebanyak 161 kendaraan.

Kondisi berbeda terlihat di GT Prambanan yang menunjukkan peningkatan arus lebih signifikan. Puncak kendaraan masuk terjadi pada dini hari pukul 01.00–02.00 WIB dengan 847 kendaraan, sedangkan puncak arus keluar terjadi pada sore hari pukul 15.00–16.00 WIB sebanyak 1.033 kendaraan.

Di GT Pejagan, puncak arus arah Jakarta–Semarang terjadi pukul 22.00–23.00 WIB sebanyak 309 kendaraan. Sebaliknya, arah Semarang menuju Jakarta mencapai puncak pada pukul 12.00–13.00 WIB dengan 291 kendaraan.

“Seluruh ruas tol yang dipantau masih berada di bawah ambang 3.000 kendaraan per jam, sehingga belum masuk kategori padat, apalagi emergency. Pemantauan dan pengaturan lalu lintas terus kami lakukan secara dinamis,” jelas Pratama.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Artanto, mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia mengingatkan pemudik agar memanfaatkan pos pelayanan yang tersedia dan menghubungi layanan darurat jika diperlukan.

“Kami mengimbau pengemudi memastikan kondisi fisik dan kendaraan tetap prima, memanfaatkan rest area untuk beristirahat, serta tidak memaksakan diri. Jika membutuhkan bantuan segera, masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110,” pungkasnya. (HT/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya