Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Okupansi Tembus 110 Persen, KA Putri Deli Jadi Primadona Transportasi Nataru di Sumut

Apul Iskandar Sianturi
20/12/2025 14:16
Okupansi Tembus 110 Persen, KA Putri Deli Jadi Primadona Transportasi Nataru di Sumut
.(MI/Apul)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara mencatat lonjakan okupansi luar biasa pada masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kereta Api (KA) Putri Deli menjadi primadona utama masyarakat dengan tingkat keterisian kursi yang menembus angka 110 persen pada jadwal-jadwal favorit.

Tingginya angka tersebut terlihat nyata pada jadwal keberangkatan pukul 14.00 WIB dari Medan dan 12.35 WIB dari Tanjung Balai. Meski berkapasitas 636 kursi, kereta tersebut mampu mengangkut hingga 700 penumpang dalam satu rangkaian berkat pergerakan penumpang dinamis (naik-turun) di stasiun-stasiun antara.

Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa fenomena ini menjadi bukti nyata tingginya kepercayaan publik terhadap keandalan kereta api sebagai moda transportasi liburan yang tepat waktu.

"Hingga Sabtu (20/12), total 58.970 tiket atau sekitar 86 persen dari total kapasitas 68.688 tempat duduk telah ludes terpesan. Mayoritas masyarakat menggunakannya untuk berwisata maupun silaturahmi keluarga," ujar Anwar.

Pencapaian ini juga menunjukkan keberhasilan skema subsidi Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah. Dengan tarif terjangkau sebesar Rp27.000, kereta api menjadi aksesibilitas inklusif yang menjamin mobilitas rakyat tanpa mengesampingkan standar kenyamanan.

Lebih dari sekadar alat transportasi, KA Putri Deli kini bertransformasi menjadi urat nadi konektivitas yang merajut enam wilayah administratif di Sumatera Utara, mulai dari Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Batu Bara, hingga Asahan.

"Kereta api ini adalah jembatan ekonomi. Perjalanan sejauh 175 kilometer ini efektif menggerakkan roda ekonomi daerah melalui distribusi orang dan jasa yang efisien, sekaligus menghidupkan geliat UMKM di sekitar stasiun pemberhentian," jelas Anwar.

Mengingat ketersediaan kursi yang terus menipis menuju puncak musim libur, KAI mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan kanal pembelian digital.

"Kami mengimbau pelanggan untuk menggunakan aplikasi Access by KAI. Prosesnya jauh lebih praktis, bisa dilakukan di mana saja, dan menghindari antrean fisik di stasiun," pungkasnya. (AP/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya