Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat ketahanan pangan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang masif, pemerintah daerah berupaya menjaga stabilitas harga sekaligus mengamankan daya beli warga di tengah potensi lonjakan permintaan akhir tahun.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia pada Sabtu (20/12), GPM kembali digelar di berbagai titik strategis. Program ini tidak hanya menjadi instrumen pengendali inflasi, tetapi juga jaring pengaman sosial bagi keluarga kurang mampu.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengungkapkan bahwa sejak Januari hingga menjelang periode Nataru 2025, Pemprov Jateng telah menghelat ribuan aksi pasar murah dengan nilai transaksi yang signifikan.
"Kami telah menggelar GPM di seluruh daerah di Jawa Tengah sebanyak 2.436 kali dengan total omzet mencapai Rp45,7 miliar," ujar Taj Yasin usai meninjau penjualan pangan murah bagi komunitas ojek online di Gudang Perum Bulog, Pedurungan, Kota Semarang.
GPM menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, jagung, minyak goreng, daging, dan komoditas lainnya dengan harga di bawah pasar. "Langkah ini memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok yang terjangkau saat harga di pasar cenderung melonjak," tambahnya.
Strategi yang ditempuh Pemprov Jateng melibatkan sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan petani lokal. BUMD membeli hasil panen petani dengan harga yang layak, kemudian menyalurkannya kepada masyarakat melalui skema subsidi.
Intervensi ini terbukti efektif dalam menekan spekulasi harga di tingkat pedagang. Melalui program GPM, pemerintah menyiapkan skema matang untuk mengendalikan inflasi agar masyarakat dapat menyambut Nataru dengan penuh sukacita tanpa kekhawatiran terkait ketersediaan pangan.
"Kita bisa melihat kondisi di Gudang Perum Bulog kita, stok masih aman terkendali. Insya Allah, ketersediaan pangan sangat mencukupi untuk kebutuhan Nataru," tegas Taj Yasin.
Sejauh ini, Jawa Tengah tetap mempertahankan posisinya sebagai lumbung pangan nasional dengan status produksi yang surplus. Keberhasilan ini menempatkan Jawa Tengah sebagai penyumbang ketahanan pangan terbesar nomor dua di Indonesia.
"Produksi pangan kita tetap surplus. Kami berkomitmen untuk terus menggenjot produktivitas di tahun-tahun mendatang agar kontribusi Jawa Tengah terhadap kedaulatan pangan nasional semakin meningkat," pungkasnya. (AS/P-5)
KENDATI terpantau ada sejumlah komoditas bahan pangan yang mengalami kenaikan harga selama Bulan Ramadan tahun 2026 ini, namun kenaikan tersebut terbilang masih wajar.
Yayasan Artha Graha Peduli (AGP) kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Pasar Murah yang telah dimulai sejak 11 Desember 2025.
KABUPATEN Tuban menggelar Pasar Murah Ramadan selama 18 hari sejak Senin 23 Februari 2026.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara memerketat pengawasan harga dan menggencarkan operasi pasar menjelang Idulfitri 2026.
PERUMDA Pasar Jaya memastikan kesiapan stok pangan serta menggandakan pelaksanaan pasar murah menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved