Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Mahasiswa Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi (FPST) Universitas Warmadewa (Unwar) membuktikan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan selaras dengan kepekaan sosial. Melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FPST, mereka menggelar aksi bakti sosial di Yayasan Angel Hearts, Denpasar, Jumat (19/12).
Kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai agenda rutin organisasi, melainkan sebuah upaya untuk menggugah kembali tanggung jawab sosial mahasiswa di tengah padatnya dinamika akademik.
Ketua BEM FPST Unwar, I Gede Made Raditya Abimanyu Pranajaya, menegaskan bahwa insan akademis tidak boleh terisolasi dari realitas sosial. Baginya, laboratorium dan ruang kuliah hanyalah tempat menempa ilmu, namun implementasi sejatinya ada di tengah masyarakat.
"Mahasiswa tidak boleh hanya berkutat di laboratorium. Kami ingin menanamkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang kami pelajari harus memiliki dampak sosial yang nyata. Di Yayasan Angel Hearts, kami belajar tentang empati dan keberpihakan pada mereka yang membutuhkan," ujar Raditya di sela-sela kegiatan.
Raditya menambahkan, mahasiswa bidang eksakta memerlukan keseimbangan emosional melalui kegiatan humanis. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Warmadewa untuk mencetak lulusan yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki integritas moral.
Aksi yang berlangsung hangat ini diisi dengan penyaluran bantuan logistik serta sesi interaksi edukatif yang mengakrabkan mahasiswa dengan anak-anak penghuni yayasan. Suasana kekeluargaan yang kental menciptakan energi positif dan motivasi baru bagi para anak-anak.
Wakil Dekan III FPST Unwar, Wayan Sudiarta, mengapresiasi langkah kecil namun bermakna ini. Ia menilai kegiatan ini merupakan investasi nilai luhur bagi masa depan generasi muda.
"Anak-anak adalah pewaris masa depan. Cita-cita yang kita perjuangkan hari ini akan menjadi fondasi bagi langkah mereka kelak. Kita perlu memastikan mereka tumbuh dengan penuh harapan melalui dukungan nyata seperti ini," papar Sudiarta.
Apresiasi juga datang dari pihak yayasan. Perwakilan Yayasan Angel Hearts, Ni Putu Ayu Pranciska Adelia, berharap kolaborasi semacam ini tidak berhenti sebagai aksi sekali jalan.
"Anak-anak di sini sangat membutuhkan dukungan moral untuk mewujudkan mimpi mereka. Saya berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan dan lebih banyak pihak yang terlibat ke depannya," harap Ayu Pranciska.
Melalui aksi ini, BEM FPST Unwar berharap dapat memberikan pesan kuat bahwa gelar sarjana yang nantinya mereka sandang memikul tanggung jawab besar untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif dan peduli terhadap sesama. (RS/P-5)
KKN tematik ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga wadah pembelajaran bagi mahasiswa agar lebih peka terhadap isu-isu sosial.
Ketidakjelasan ini disebut menyebabkan warga negara tidak dapat memprediksi secara rasional apakah kritik atau pendapatnya dapat dipidana.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Selain mahasiswa Polstat STIS yang terdiri dari 227 mahasiswa dan 283 mahasiswi, BPS juga mengerahkan 50 pegawai BPS Pusat, serta pegawai BPS di kabupaten/kota terdampak.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved