Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Kasus DBD di Klaten Tembus 511 Kasus, Dinkes Gencarkan PSN

Djok Sardjono
18/12/2025 19:36
Kasus DBD di Klaten Tembus 511 Kasus, Dinkes Gencarkan PSN
Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Anggit Budiarto.(MI/Djoko Sardjono)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Memasuki minggu ke-50 tahun 2025, tren kasus di wilayah tersebut menunjukkan angka yang perlu mendapat perhatian serius.

Data terbaru menunjukkan akumulasi kasus DBD di Klaten telah mencapai 511 kasus dengan tiga angka kematian. Lonjakan ini beriringan dengan meningkatnya curah hujan yang menciptakan banyak genangan air sebagai tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti.

Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Anggit Budiarto, menegaskan bahwa langkah paling krusial dalam memutus rantai penularan bukanlah pengasapan (fogging), melainkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri oleh masyarakat.

“Untuk pengendalian DBD, PSN adalah upaya yang paling efektif. Dengan rutin menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas, jentik nyamuk pembawa virus dengue dipastikan mati sebelum menjadi nyamuk dewasa,” jelas Anggit, Kamis (18/12).

Selain kesadaran individu, Dinkes Klaten juga mendorong penguatan sistem pengawasan di tingkat akar rumput. Peran Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di tingkat desa dan kelurahan diminta kembali dioptimalkan untuk menyisir area yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Kami ingatkan kembali bahwa kombinasi antara PSN dan pengawasan ketat oleh Jumantik menjadi kunci utama pencegahan. Masyarakat jangan sampai lengah karena ancaman DBD ada di sekitar lingkungan tempat tinggal kita,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Klaten berharap dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, angka kasus DBD dapat ditekan dan tidak ada lagi korban jiwa tambahan di penghujung tahun ini. (JS/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya