Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI memprihatinkan akibat banjir Sumatra, terus mendapat empati dari anak negeri. Baik dari donatur pribadi hingga organisasi dan relawan peduli.
Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) misalnya, melalu Universitas Syiah Kuala (USK) menyalurkan bantuan kemanusiaan darurat kepada korban terdampak banjir bandang di Aceh. Bantuan tersebu berupa satu paket pompa air dan dukungan biaya operasional sanitasi.
Lalu membuka dapur umum yang menyediakan 4.000 paket makan gratis bagi mahasiswa. Bantuan tersebut disalurkan melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh pada Senin (15 /12).
Ini adalah sumbangsih ISEI Pusat sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat dan mahasiswa bencana banjir dan tanah longsor untuk beberapa kabupaten/kota di Aceh.
Penyerahan berlangsung di Pusat Satgas Penanggulangan Bencana USK, Masjid Jamik kampus Darussalam. Ketua ISEI Kota Banda Aceh yang juga Koordinator Aceh, Prof Aliasuddin melakukan penyerahan yang diterima oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof Mustanir.
Bantuan teknis tersebut untuk Peningkatan Sanitasi dan Penyediaan Air Bersih di desa-desa terdampak, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen.
Keberlangsungsnnta dikoordinasikan oleh Bidang Penyediaan Air Bersih Satgas USK dipimpin oleh Prof Akhyar dengan fokus membersihkan sumur warga, masjid, dan fasilitas umum terdampak banjir.
ISEI juga membuka dapur umum yang dipusatkan di Masjid Jamik USK, menyediakan 4.000 paket makan gratis bagi mahasiswa terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof Mustanir melalui Media Indonesia, Selasa (16/12) menyampaikan terima kasih kepada ISEI atas dukungan yang diberikan. Semua bantuan akan disalurkan kepada para korban bencana sesuai mekanisme Satgas USK.
“Mahasiswa terdampak merupakan kelompok sangat rentan. Sebagian dari mereka tidak dapat menghubungi ke kampung halamannya. Bahkan ada mereka yang kehilangan anggota keluarga, harta benda, serta kehilang rumah di kampung kelahirannya. Bantuan ini sangat berarti. Karena masih terbatas pihak yang memberi perhatian khusus terhadap kondisi mahasiswa terdampak bencana," tutur Wakil Rektor lulusan Doktor Kimia Organik Kyushu Universiti, Jepang.
Pihaknya berharap melalui kerjasama upaya pemulihan pascabencana, khususnya dalam penyediaan air bersih, sanitasi, dan dukungan pangan, dapat berjalan lebih efektif. Kemudian melahirkan dampak nyata serta berkelanjutan bagi masyarakat dan mahasiswa yang terdampak.
Adapun Ketua ISEI Kota Banda Aceh yang juga Koordinator Aceh, Prof Aliasuddin menuturkan, bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian sosial ISEI terhadap wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatera.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mahasiswa terdampak, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih, sanitasi, dan pangan," sebut Prof Aliasuddin. (H-1)
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
KETUA Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan membantah kabar yang menyebut rencana pembatalan pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Tambang Emas Martabe.
Penghitungan kerusakan didasarkan pada kerusakan ruang esensial seperti ruang kelas, perpustakaan, ruang administrasi, dan ruang kepala sekolah.
NASIB anak-anak sekolah di lokasi banjir bandang Sumatra bagaikan setelah terjatuh, lalu tertimpa tangga.
Perbaikan difokuskan pada ruas Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, yang mengalami kerusakan parah akibat bencana alam pada 25 November 2025 lalu.
Pasalnya sudah hampir tiga bulan usai bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Sumatra, sekolah-sekolah di lokasi itu masih harus belajar berlantai terpal plastik di tenda darurat.
MENGANTISIPASI dampak musim kemarau yang mulai dirasakan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, menyalurkan bantuan air bersih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved