Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kemenhub Imbau Masyarakat Pantau Informasi Cuaca saat Perjalanan Libur Nataru

Ihfa Firdausya
15/12/2025 21:15
Kemenhub Imbau Masyarakat Pantau Informasi Cuaca saat Perjalanan Libur Nataru
Ilustrasi.(ANTARA/AULIYA RAHMAN)

DIREKTUR Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem selama periode Nataru 2025/2026. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan tinggi diperkirakan terjadi pada bulan Desember 2025 hingga Januari 2026.

Oleh karena itu, masyarakat dan seluruh penyelenggara transportasi diimbau untuk terus memantau informasi cuaca resmi BMKG sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko keselamatan perjalanan.

“Kami sebagai stakeholder yang mengelola transportasi darat harus mempersiapkan alternatif-alternatif untuk memitigasi akibat dari puncak hujan ini,” ujar Dirjen Aan pada kegiatan apel terpadu kesiapsiagaan operasional menghadapi Angkutan Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di Lapangan Sasono Utomo, TMII, Jakarta, Senin (15/12).

Ia juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, antara lain dengan melengkapi administrasi kendaraan, melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan, serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas. Perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor tidak disarankan demi keselamatan.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan angkutan umum resmi yang telah melalui pemeriksaan kelaikan (rampcheck), membeli tiket penyeberangan maksimal H-1 sebelum keberangkatan, serta beristirahat yang cukup guna menghindari kelelahan saat berkendara.

Aan menegaskan kolaborasi sebagai kunci utama dalam penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. “Dengan peningkatan angka itu maka dipastikan ada perlambatan dan kemacetan. Ini yang harus kita kelola dengan baik secara bersama-sama dengan bersinergi dan kolaborasi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil survei prakiraan pergerakan Nataru 2025/2026 yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, diperkirakan sebanyak 42,01% atau sekitar 119,50 juta penduduk akan melakukan perjalanan ke luar kota.

Angka itu meningkat sebesar 2,71% dibandingkan periode Nataru 2024/2025, dengan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 20 dan 24 Desember 2025 serta puncak arus balik diperkirakan pada tanggal 4 Januari 2026.

Adapun tujuan perjalanan secara nasional masih didominasi wilayah Pulau Jawa. Total prakiraan pergerakan mencapai 22,75 juta perjalanan, dengan provinsi tujuan tertinggi yaitu Jawa Tengah sebesar 16,93%, Jawa Timur 14,09%, dan Jawa Barat 13,90%.

Sedangkan ruas tol utama yang diperkirakan mengalami peningkatan volume lalu lintas antara lain Jakarta-Cikampek, Jakarta-Bogor-Ciawi, Cipali, Semarang-Solo, serta Surabaya-Gempol.

"Jalan tol menjadi favorit terutama Jakarta-Cikampek sesuai survey kita sehingga tepat sekali kita berkumpul di sini untuk mempersiapkan strategi-strategi yang akan dilakukan nantinya di jalan tol khususnya. Tentunya jalan arteri menjadi konsen kita untuk mengelola arus lalu lintas," imbuh Dirjen Aan. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik