Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menyalurkan 36 ton bantuan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan dikirim dalam tiga kloter dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
“Sebagai bagian dari anak bangsa, IMIP berkomitmen hadir saat masyarakat menghadapi kesulitan. Ketika saudara kita terluka, kami turut merasakan duka yang sama. Bantuan ini wujud kepedulian kami untuk meringankan dampak bencana hidrometeorologi di Aceh dan Sumatra,” ujar Direktur Komunikasi PT IMIP, Emilia Bassar, Sabtu (13/12).
Bantuan yang dikirim mencakup makanan siap saji, makanan kering, susu formula, obat-obatan, popok bayi dan dewasa, sarung, selimut, kain panjang, peralatan mandi, sandal jepit, pakaian pria dan wanita, serta handuk.
Kloter pertama berisi 14 ton, kloter kedua 13 ton, dan kloter ketiga 9 ton, seluruhnya dikirim menggunakan pesawat carter.
Emilia menambahkan, Kodam I/Bukit Barisan di Sumatra Utara membantu pendistribusian agar tepat sasaran sesuai prioritas kebutuhan korban.
“Bantuan ini mungkin belum seberapa, tapi kami kirimkan dengan doa dan harapan tulus. Mari kita terus bahu-membahu membangkitkan semangat saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera,” tutup Emilia. (H-2)
Penyaluran bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama sembako serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, shelter kits (terpal, tikar, paku dan lain-lain), cooking utensils (alat masak), dan hygiene kits.
Asisten I Pemerintahan Pemkab Tapteng Jhonedi Marbun mengutarakan Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan daerah paling parah yang terdampak atas bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu.
Selain pembagian beras secara nasional, GEMPAR juga memberikan perhatian khusus kepada wilayah yang terdampak bencana alam.
Bantuan mencakup kebutuhan seperti pakaian layak pakai, sembako, obat-obatan, selimut, kebutuhan khusus perempuan, hingga generator listrik.
Fatwa MUI juga telah dikeluarkan dan mengizinkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat digunakan untuk kebencanaan.
AWAL pekan lalu masyarakat dikagetkan dengan viralnya video tumpukan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Aceh.
PERAN dunia usaha dalam penanganan bencana semakin terlihat melalui kolaborasi lintas sektor yang mengedepankan kecepatan distribusi dan skala bantuan.
WARGA di Kabupaten Bireuen, Aceh, harus menelan pil pahit karena 47 hari sejak bencana banjir bandang pada November 2025 lalu penanganan dampak bencana hingga bantuan belum maksimal.
PENANGANAN bencana di Indonesia semakin membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan aktif dunia usaha bersama lembaga kemanusiaan.
KONDISI pendidikan di Provinsi Aceh pascabanjir pada November 2025 masih memprihatinkan dan memerlukan pemulihan segera serta terarah.
HARAPAN puluhan warga terdampak bencana di Dusun I Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, untuk menempati hunian sementara masih harus tertunda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved