Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDIP, Bane Raja Manalu, mendesak pemerintah segera mengevaluasi penanganan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatra Utara. Ia menilai kelangkaan yang masih berlangsung hingga dua pekan pascabencana telah menghambat distribusi bantuan dan aktivitas masyarakat.
“Sudah dua pekan bencana berlangsung, namun kelangkaan BBM masih belum teratasi. Bantuan dan aktivitas warga terhambat, sehingga Pertamina harus serius menangani kondisi ini,” kata Bane dalam keterangan yang diterima, Jumat (12/12).
Bane menegaskan bahwa ketersediaan BBM merupakan elemen kunci dalam penanganan bencana. Ia meminta Pertamina bekerja ekstra menghadirkan solusi konkret dan memastikan stok BBM aman, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
“Maka pengadaan BBM ke Sumut harus dilakukan dengan segala upaya, termasuk lintas moda. Susah lewat darat, gunakan jalur laut atau udara karena ini bukan kondisi normal dan perlu kerja ekstra,” ucapnya.
Berdasarkan laporan yang ia terima, kelangkaan BBM terjadi di berbagai wilayah Sumatra Utara. Masyarakat terpaksa mengantre panjang demi mendapatkan BBM, sementara harga BBM eceran melambung tinggi. Di Dairi dan Pematangsiantar, harga Pertalite disebut mencapai Rp20.000-Rp25.000 per liter, sedangkan Solar dijual Rp12.000-Rp15.000 per liter.
“Dengan kondisi memprihatinkan ini, maka layak kita mempertanyakan kinerja Pertamina. Jika tak mampu kerja sebaiknya direksi Pertamina dievaluasi,” ucapnya.
Ia menambahkan, terganggunya pasokan BBM otomatis menghambat mobilitas masyarakat dan berpotensi memengaruhi stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Masalah BBM ini jangan diremehkan karena dampaknya memengaruhi banyak hal. utamanya untuk penanganan di lokasi bencana, dan percepatan pemulihan dampaknya,” kata Bane. (P-4)
DI tengah sawah yang sempat tertimbun lumpur setinggi lutut akibat bencana hidrometeorologi, secercah harapan mulai tumbuh.
AEON menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan di Sumatra.
Sekolah tersebut sebelumnya terdampak bencana banjir bandang pada Desember lalu.
Selama lebih dari tiga bulan, untuk sekadar membeli beras, obat-obatan, atau kebutuhan pokok lainnya, warga harus menantang derasnya arus dan licinnya bebatuan sungai.
BENCANA longsor melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Dorongan untuk melakukan pembenahan tersebut penting untuk dilakukan karena Pertamina sangat strategis untuk masa depan kedaulatan energi Indonesia.
Sekretaris Fraksi Gerindra meminta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berhati-hati terkait potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta
Shell Indonesia mengakui kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM), yang terjadi sejak bulan lalu, membuat perusahaan harus merumahkan sebagian petugas SPBU.
Akibat kelangkaan BBM yang terjadi di Lembata, Nusa Tenggara Timur, aktivitas warga nyaris lumpuh. Sebagai besar warga memarkir saja kendaraan mereka baik roda dua maupun roda empat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved