Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Shell Indonesia mengakui kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM), yang terjadi sejak bulan lalu, membuat perusahaan harus merumahkan sebagian petugas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kendati demikian, hingga saat ini tidak ada kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan.
President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian menerangkan hal itu sebagai langkah penyesuaian operasional perusahaan. Ia menyebut pihaknya harus melakukan pengurangan jam kerja petugas SPBU dan, penyesuaian hari kerja.
“Kami melakukan penyesuaian kegiatan operasional di jaringan SPBU Shell selama produk BBM jenis bensin tidak tersedia secara lengkap,” ujar Ingrid dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia, Selasa (16/9).
Ingrid menegaskan meskipun terdapat beberapa SPBU Shell yang belum dapat menyediakan produk bensin tertentu, operasional tetap berjalan. Layanan bagi pelanggan masih tersedia, baik untuk produk BBM lain yang masih tersedia maupun layanan tambahan seperti Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell.
Adapun produk BBM jenis bensin yang untuk sementara tidak tersedia di sejumlah SPBU meliputi Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+. Ketersediaan kembali produk-produk tersebut akan diumumkan lebih lanjut.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk memastikan produk BBM jenis bensin dapat tersedia kembali,” pungkas Ingrid. (E-3)
Sejumlah badan usaha penyedia bahan bakar minyak (BBM), baik BUMN maupun swasta, resmi menurunkan harga beberapa jenis BBM per 1 Januari 2026.
PT Shell Indonesia akhirnya mencapai kesepakatan dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk membeli 100 ribu barel bahan bakar minyak (BBM)
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) BP-AKR dan Vivo telah kembali menyediakan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), utamanya untuk BBM dengan Ron 92.
Sejumlah perusahaan penyedia bahan bakar minyak (BBM) melakukan penyesuaian harga per 1 November 2025. Shell Indonesia menurunkan harga beberapa produknya di seluruh SPBU Shell.
Bahlil Lahadalia meminta PT Pertamina untuk memperbaiki kualitas pelayanan agar kompetitif dengan SPBU swasta.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan perusahaan energi swasta, seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo, telah sepakat membeli bahan bakar dasar (base fuel) dari Pertamina
Sejumlah badan usaha penyedia bahan bakar minyak (BBM), baik BUMN maupun swasta, resmi menurunkan harga beberapa jenis BBM per 1 Januari 2026.
Harga BBM bersubsidi seperti Solar Subsidi dan Pertalite (RON 90) tidak mengalami perubahan, tetap dibanderol masing-masing Rp6.800 per liter dan Rp10.000 per liter.
PT Shell Indonesia akhirnya mencapai kesepakatan dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk membeli 100 ribu barel bahan bakar minyak (BBM)
Sejumlah perusahaan penyedia bahan bakar minyak (BBM) melakukan penyesuaian harga per 1 November 2025. Shell Indonesia menurunkan harga beberapa produknya di seluruh SPBU Shell.
KANDUNGAN etanol untuk bahan bakar minyak (BBM) sudah lazim dilakukan di luar negeri. Bahkan kandungan etanol sudah mencapai 5%, 8%, dan 10%.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, mengungkapkan dua perusahaan swasta, yakni SPBU Vivo dan BP-AKR, membatalkan rencana pembelian base fuel dari Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved