Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tunjukkan Karakter Kepemimpinan dalam Menjalankan Tugas Publik

Irvan Sihombing
12/12/2025 11:44
Tunjukkan Karakter Kepemimpinan dalam Menjalankan Tugas Publik
Karakter kepemimpinan sangat penting dalam menjalankan tugas publik.(Dok. Istimewa)

MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai karakter kepemimpinan sangat penting dalam menjalankan tugas publik. Selaras dengan itu, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) menggelar pembinaan kepemimpinan dan disiplin ASN

Kegiatan wajib ini diikuti 125 ASN Lingkup Polbangtan YoMa, salah satu UPT Kementerian Pertanian, sebagai bagian dari penguatan karakter profesional dan integritas aparatur. Mentan mendukung keikutsertaan para ASN Polbangtan YoMa dalam kegiatan tersebut.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Idha Widi Arsanti memberikan penegasan serupa. "Sebagai pekerja yang berada di lingkup pertanian, karakter pemimpin sangat dibutuhkan. Karena, pertanian itu berkaitan dengan orang banyak," ujarnya dalam keterangan Jumat (12/12/2025).

Direktur Polbangtan YoMa, R. Hermawan, mengatakan peningkatan kepemimpinan dirancang dengan pendekatan yang lebih berkarakter. Langkah ini diperkuat melalui kolaborasi dengan Rindam IV Diponegoro Jawa Tengah untuk mengedepankan materi wawasan kebangsaan dan bela negara.

Adapun apel penyerahan peserta ke Komandan Depo Pendidikan (Dodik) Bela Negara di Aula Utama Ruang Yudha Mako Rindam IV/Diponegoro, Senin (8/12/2025).

"Kita kolaborasi dengan TNI, jadi bukan militeristik. Karena materinya adalah materi bela negara, materi wawasan kebangsaan agar kita dapat memberikan contoh ke mahasiswa untuk kedisiplinan. Tidak hanya ASN, kita akan mendidik juga provost mahasiswa ke Rindam IV/Diponegoro," ujar Hermawan.

Bersatu Lawan Radikalisme 

ASN Polbangtan YoMa mengikuti materi Wawasan Kebangsaan, Kepemimpinan, dan Disiplin yang diberikan Mayor Inf Agus Ridwanto. Ia menekankan efektivitas pembinaan bergantung pada penerapannya meski durasi kegiatan berlangsung satu hari.

"Meski waktunya hanya satu hari, kalau efektif, jiwa kebangsaan bisa tumbuh dan kita bisa bersatu melawan radikalisme terutama di zaman sekarang yang muncul hukum netizen" katanya.

Komandan Depo Pendidikan Bela Negara, Letkol Inf Slamet Riyadi turut menyambut positif kegiatan ini. “Kita menerima 125 orang ASN Polbangtan YoMa untuk dibentuk menjadi lebih disiplin berkarakter dengan lebih berwawasan kebangsaan dan bela negara,” katanya. (I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik