Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Bantuan Obat-obatan Digencarkan ke Aceh Tamiang

Despian Nurhidayat
11/12/2025 09:18
Bantuan Obat-obatan Digencarkan ke Aceh Tamiang
PTPN I menyalurkan bantuan obat-obatan ke Aceh Tamiang.(PTPN I)

Upaya penguatan layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir terus dilakukan di Aceh Tamiang. PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan dan logistik darurat, dengan Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, meninjau langsung proses distribusi di Langsa pada Selasa (9/12). Total bantuan yang digelontorkan mencapai Rp 350 juta.

Kunjungan pertama dilakukan ke Rumah Sakit Cut Meutia, fasilitas kesehatan milik PTPN I. Teddy memeriksa kesiapan berbagai kebutuhan krusial, mulai dari obat-obatan, bahan pangan, susu, buah, perlengkapan sanitasi, hingga gas medis dan bahan bakar yang akan dikirimkan ke wilayah terdampak. Ia menegaskan bahwa seluruh sumber daya perusahaan harus bergerak cepat agar pelayanan bagi warga tidak terhambat.

“Saya ingin memastikan layanan kesehatan bagi para korban banjir Aceh berjalan cepat dan terukur. Obat-obatan yang sifatnya mendesak harus siap, begitu juga logistik pokok lainnya,” ujarnya kepada jajaran PTPN I Regional 1.

Dalam kesempatan itu, ia juga meninjau kesiagaan tenaga kesehatan di bawah PT Cut Meutia Medika Nusantara (CMN). Kondisi dokter, paramedis, ketersediaan alat kesehatan darurat, hingga dukungan infrastruktur menjadi perhatian utama. Teddy turut mengapresiasi para tenaga medis yang bekerja di tengah situasi bencana.

“RS Cut Meutia adalah garda terdepan bagi warga, dan kami berkomitmen menjaga stabilitas operasionalnya pascabanjir,” ucapnya.

Setelah dari rumah sakit, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi pengungsian. Teddy mendengar langsung keluhan warga dan memberikan dukungan moral, sembari meminta pengungsi menyampaikan kebutuhan mendesak, khususnya terkait layanan kesehatan.

Direktur PT CMN, Ernawati, menyampaikan bahwa sejak awal bencana, tim medis Cut Meutia telah berulang kali turun ke titik-titik banjir terparah untuk membuka posko kesehatan, sekaligus menyalurkan bantuan makanan dan perlengkapan dasar.

“Kami bekerja maraton untuk memastikan warga yang membutuhkan pertolongan cepat dapat ditangani. Penguatan logistik medis dan sistem rujukan terus kami lakukan,” jelasnya. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya