Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Upaya penguatan layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir terus dilakukan di Aceh Tamiang. PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan dan logistik darurat, dengan Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, meninjau langsung proses distribusi di Langsa pada Selasa (9/12). Total bantuan yang digelontorkan mencapai Rp 350 juta.
Kunjungan pertama dilakukan ke Rumah Sakit Cut Meutia, fasilitas kesehatan milik PTPN I. Teddy memeriksa kesiapan berbagai kebutuhan krusial, mulai dari obat-obatan, bahan pangan, susu, buah, perlengkapan sanitasi, hingga gas medis dan bahan bakar yang akan dikirimkan ke wilayah terdampak. Ia menegaskan bahwa seluruh sumber daya perusahaan harus bergerak cepat agar pelayanan bagi warga tidak terhambat.
“Saya ingin memastikan layanan kesehatan bagi para korban banjir Aceh berjalan cepat dan terukur. Obat-obatan yang sifatnya mendesak harus siap, begitu juga logistik pokok lainnya,” ujarnya kepada jajaran PTPN I Regional 1.
Dalam kesempatan itu, ia juga meninjau kesiagaan tenaga kesehatan di bawah PT Cut Meutia Medika Nusantara (CMN). Kondisi dokter, paramedis, ketersediaan alat kesehatan darurat, hingga dukungan infrastruktur menjadi perhatian utama. Teddy turut mengapresiasi para tenaga medis yang bekerja di tengah situasi bencana.
“RS Cut Meutia adalah garda terdepan bagi warga, dan kami berkomitmen menjaga stabilitas operasionalnya pascabanjir,” ucapnya.
Setelah dari rumah sakit, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi pengungsian. Teddy mendengar langsung keluhan warga dan memberikan dukungan moral, sembari meminta pengungsi menyampaikan kebutuhan mendesak, khususnya terkait layanan kesehatan.
Direktur PT CMN, Ernawati, menyampaikan bahwa sejak awal bencana, tim medis Cut Meutia telah berulang kali turun ke titik-titik banjir terparah untuk membuka posko kesehatan, sekaligus menyalurkan bantuan makanan dan perlengkapan dasar.
“Kami bekerja maraton untuk memastikan warga yang membutuhkan pertolongan cepat dapat ditangani. Penguatan logistik medis dan sistem rujukan terus kami lakukan,” jelasnya. (E-3)
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Penyaluran bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama sembako serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, shelter kits (terpal, tikar, paku dan lain-lain), cooking utensils (alat masak), dan hygiene kits.
Baznas telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak hari pertama bencana melanda Provinsi Aceh dan Sumatra.
Dampak bencana di wilayah Sumatra bersifat luas dan membutuhkan penanganan jangka menengah hingga panjang.
Jhonlin Group menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Bukan saja saat malam tiba, tapi pada siang hari pun nyamuk memenuhi sudut-sudut ruangan tenda pengungsian dan kamar.
BULAN Sabit Merah Indonesia (BSMI) melakukan soft launching Klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) Aceh Tamiang pada Minggu (18/1).
Kompleks pesantren seluas sekitar 2,5 hektare ini berada di kawasan seluas lima hektare yang sempat menjadi titik penumpukan material kayu dari aliran sungai.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyerahkan 90 unit Huntara di Aceh Tamiang. Sinergi BUMN Danantara sediakan hunian layak pasca-bencana.
ISPA, diare, dan infeksi kulit menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan pascabanjir di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved