Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kehutanan menyegel empat pihak yang diduga memicu banjir dan longsor di Sumatra, dengan delapan subjek hukum lain dalam proses penindakan.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa kementeriannya telah menyegel empat subjek hukum yang diduga menjadi faktor pemicu banjir dan longsor di wilayah Sumatra. Selain itu, masih ada delapan subjek hukum lain yang tengah menunggu proses penyegelan.
"Sesuai dengan apa yang sudah saya sampaikan di DPR, tim kami di lapangan sudah mulai melakukan operasi penegakan hukum dengan penyegelan empat subjek hukum dari sekitar 12 subjek hukum yang diduga melakukan pelanggaran berkaitan dengan bencana di Sumatra," ujarnya dalam keterangan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu (6/12).
Ia menegaskan bahwa langkah hukum akan dilakukan tanpa keraguan terhadap para pelanggar dan menekankan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi perusak lingkungan.
"Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada kompromi bagi siapapun yang terbukti merusak hutan Indonesia. Kami berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum secara tegas tanpa pandang bulu," katanya.
Empat subjek hukum yang telah disegel meliputi Areal Konsesi TPL di Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan; Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) Jhon Ary Manalu di Desa Pardomuan; PHAT Asmadi Ritonga di Desa Dolok Sahut, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara; serta PHAT David Pangabean di Desa Simanosor Tonga, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut saat ini mendalami dugaan pelanggaran kehutanan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatra Utara, dengan mengumpulkan sampel kayu dan meminta keterangan pihak terkait.
Selain penyegelan empat pihak tersebut, delapan subjek hukum lain juga telah dipetakan dan akan segera ditindak.
"Selain empat subjek hukum yang sudah disegel, sebanyak delapan lainnya juga sudah teridentifikasi dan akan segera disegel," ujar Raja Juli.
Ia menambahkan bahwa penyelidikan akan terus dilanjutkan dan dapat berujung pada penetapan pidana maupun denda sesuai hasil temuan. (Ant/E-4)
DI tengah sawah yang sempat tertimbun lumpur setinggi lutut akibat bencana hidrometeorologi, secercah harapan mulai tumbuh.
AEON menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan di Sumatra.
Sekolah tersebut sebelumnya terdampak bencana banjir bandang pada Desember lalu.
Selama lebih dari tiga bulan, untuk sekadar membeli beras, obat-obatan, atau kebutuhan pokok lainnya, warga harus menantang derasnya arus dan licinnya bebatuan sungai.
BENCANA longsor melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengeklaim telah mengidentifikasi sejumlah perusahaan yang diduga menjadi pemicu bencana banjir Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved