Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Update Korban Banjir Sumatra, Minggu Malam: 921 Orang Meninggal, 392 Masih Hilang

M Iqbal Al Machmudi
07/12/2025 23:20
Update Korban Banjir Sumatra, Minggu Malam: 921 Orang Meninggal,  392 Masih Hilang
Suasana pusat Kota Kuala Simpang yang luluh lantak akibat banjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (6/12/2025).(ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali merilis pembaruan data terkait banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra hingga Minggu (7/12) malam.

Dalam laporan Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin BNPB) yang dirilis pukul 23.00 WIB, tercatat 921 orang meninggal dunia dan 392 orang masih hilang. Sementara itu, total warga terdampak mencapai 3,3 juta jiwa.

Rincian data korban:

  • Meninggal dunia: 921 jiwa
  • Hilang: 392 jiwa
  • Terluka: 5.000 jiwa
  • Warga terdampak: 3,3 juta jiwa

Sebaran korban meninggal per provinsi:

  • Aceh: 366 jiwa
  • Sumatra Barat: 226 jiwa
  • Sumatra Utara: 329 jiwa

BNPB menegaskan bahwa data ini masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan pendataan di lapangan.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, dalam rapat terbatas di Aceh, Minggu (7/12) melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa di Aceh masih terdapat dua kabupaten yang terisolasi dan menghadapi kondisi berat, yakni Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Di kedua kabupaten tersebut, jumlah gampong atau kelurahan yang terdampak banjir masih cukup banyak.

“Untuk Bener Meriah ada 232 desa atau gampong, Aceh Tengah 295 desa di 14 kecamatan,” kata Suharyanto. (P-4)

Ia menambahkan, beberapa wilayah yang sebelumnya sulit diakses kini berangsur pulih.

"Aceh Tamiang yang kemarin belum bisa masuk, sekarang sudah relatif sudah bisa masuk bantuan dari darat, meskipun jumlah gampong yang terdampak masih 216 gampong," ujarnya. 

(P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya