Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur kawasan Tapanuli belakangan ini kembali membawa dampak serius. Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) yang menghubungkan Tapanuli Tengah dan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, kini berubah bak 'kubangan raksasa' akibat gumpalan lumpur dan material longsor yang menutupi badan jalan.
Sejak pagi, arus kendaraan tampak tersendat. Beberapa sepeda motor terlihat oleng dan nyaris tumbang saat mencoba melintasi jalan licin seperti disiram oli. Wajah-wajah cemas para pengendara terlihat jelas, sebagian memilih turun dari motor dan menuntun kendaraannya perlahan agar tidak tergelincir.
Pendi Hutabarat, 39, warga Tapanuli Tengah, yang turut melintas, mengaku kondisi itu sangat membahayakan. “Badan jalan ini harus cepat dibersihkan. Setiap kali hujan turun, pasti ada motor yang jatuh. Jalan ini seperti sabun,” ujarnya, Jumat (5/12).
Menurut Pendi, titik terparah berada di kawasan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah. Di lokasi tersebut, lumpur tebal menyelimuti badan jalan, sementara pada sisi kiri dan kanan jalan masih terlihat tumpukan material longsor setinggi hampir 1 meter.
Beberapa warga sekitar tampak berdiri di pinggir jalan, mengingatkan pengendara untuk berhati-hati.
“Kalau malam atau saat hujan lebat, makin berbahaya. Banyak pengendara tak melihat kalau lumpurnya sangat tebal,” tambah Pendi.
Warga berharap pemerintah bergerak cepat menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor sebelum lebih banyak korban jatuh dan jalur utama ini lumpuh total. (JH/E-4)
BANJIR dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 meninggalkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat setempat.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
LAILATUL BARA'AH atau yang akrab disebut Malam Nisfu Syakban di Provinsi Aceh dirayakan dengan penuh khidmat.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
AKSES jalan penghubung dari Kabupaten Tapanuli Utara menuju Kota Sibolga, Sumatra Utara, masih terputus hingga Rabu (24/12). Perbaikan tetap dilanjutkan meski dalam suasana perayaan Natal.
Kemenhut melalui UPT Koordinator Wilayah Aceh terus melakukan percepatan penanganan dampak bencana banjir berupa pembersihan tumpukan kayu dan material
SEBANYAK enam daerah di Sumatra Utara ditetapkan sebagai titik rawan mudik Nataru 2025/2026 karena belum pulih dari dampak bencana.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) kembali melakukan penyegelan terhadap 3 subjek hukum.
Korban banjir di Kecamatan Tanjungpura, Langkat, mulai terjangkit penyakit di posko pengungsian. Warga mengeluhkan demam, batuk, dan kondisi buruk lainnya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved