Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH Pemprov Jawa Tengah kirimkan bantuan daerah bencana di Sumatra Barat senilai Rp1,3 miliar, sebagai bentuk kepedulian kini giliran Polda Jawa Tengah memberikan bantuan. Bantuan diberikan kepada korban bencana hidrometeorologi di Sumatra Utara, Aceh dan Sumatra Barat senilai Rp2,2 miliar.
Pemantauan Media Indonesia, Selasa (2/12) lima truk boks berisi logistik sebanyak 13.500 item terlihat berjajar di halaman Polda Jawa Tengah merupakan hasil patungan personil kepolisian se-Jawa Tengah, mulai dilepas untuk diberangkatkan ke daerah dilanda bencana hidrometeorologi di Sumatra
Bantuan merupakan donasi personel kepolisian di Jawa Tengah senilai Rp2,2 miliar dikirimkan untuk korban bencana di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat tersebut, sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban, setelah sebelumnya hal serupa dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
"Bantuan kami kirimkan senilai Rp2,2 miliar ini, merupakan hasil donasi yang dikumpulkan dari personel kepolisian yang merupakan keluarga besar Polda Jawa Tengah," kata Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo Selasa (2/12).
Bantuan logistik sebanyak 13.500 item tersebut, lanjut Ribut Hari Wibowo, diharapkan dapat meringankan beban warga yang mengalami bencana di sejumlah provinsi di Sumatra meliputi kebutuhan anak-anak seperti selimut, susu bayi, makanan sereal, popok anak, kasur, tikar, mie instan, obat-obatan dan popok dewasa.
Menurut Ribut Hari Wibowo, baantuan dikirimkan itu, telah disesuaikan dengan kebutuhan korban bencana sesuai hasil koordinasi antara Polda Jawa Tengah dengan jajaran Polda Sumatra Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatra Barat (Sumbar), sehingga dapat dipastikan barang yang dikirim benar-benar tepat kebutuhan.
Selain bantuan logistik untuk meringankan beban korban bencana, ungkap Ribut Hari Wibowo, Polda Jawa Tengah juga telah mengirim 15 personel tenaga medis yang terdiri dari dokter dan tim identifikasi korban bencana Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk memperkuat pelayanan kesehatan serta penanganan korban di lokasi bencana.
Khusus pengiriman tenaga medis, demikian Ribut Hari Wibowo, dilakukan melalui koordinasi dengan Pusdokkes Mabes Polri guna memastikan penempatan sesuai kebutuhan lapangan, sehingga diharapkan bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga terdampak bencana di sana. (AS/E-4)
AKSES jalan penghubung dari Kabupaten Tapanuli Utara menuju Kota Sibolga, Sumatra Utara, masih terputus hingga Rabu (24/12). Perbaikan tetap dilanjutkan meski dalam suasana perayaan Natal.
Kemenhut melalui UPT Koordinator Wilayah Aceh terus melakukan percepatan penanganan dampak bencana banjir berupa pembersihan tumpukan kayu dan material
SEBANYAK enam daerah di Sumatra Utara ditetapkan sebagai titik rawan mudik Nataru 2025/2026 karena belum pulih dari dampak bencana.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) kembali melakukan penyegelan terhadap 3 subjek hukum.
Korban banjir di Kecamatan Tanjungpura, Langkat, mulai terjangkit penyakit di posko pengungsian. Warga mengeluhkan demam, batuk, dan kondisi buruk lainnya
BANJIR dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 meninggalkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat setempat.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
LAILATUL BARA'AH atau yang akrab disebut Malam Nisfu Syakban di Provinsi Aceh dirayakan dengan penuh khidmat.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved