Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA BNPB, Letjen TNI Suharyanto meminta maaf kepada Bupati Tapanuli Selatan saat dirinya mengunjungi lokasi terdampak bencana alam di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Minggu (30/11).
Ia juga mengungkakan bahwa bencana alam yang melanda wilayah tersebut tidak disangka akan sebesar itu.
"Saya tak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf, Pak Bupati. Bukan berarti kami tak peduli," katanya dikutip dari Metro TV, Senin (1/12).
Kehadirannya di Tapanuli Selatan, kata Letjen TNI Suharyanto, BNPB akan memberikan pertolongan dan penanganan darurat untuk wilayah terdampak.
Beberapa waktu lalu, pada Jumat (28/11) Letjen TNI Suharyanto memberikan alasannya mengapa pemerintah belum menetapkan bencana tanah longsor dan banjir di Sumatra sebagai bencana nasional.
Menurutnya, bencana yang terjadi di wilayah Sumatra Utara dan Barat itu masih berada di tingkat provinsi.
"Memang kemarin kelihatannya mencekam karena berseliweran di media sosial, tetapi begitu kami tiba langsung di lokasi, banyak daerah yang sudah tidak hujan. Yang paling serius memang Tapanuli Tengah, tetapi wilayah lain relatif membaik," paparnya. (Z-4)
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Balai GAKKUM Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten melakukan penangkapan 4 truk angkutan kayu dengan volume 44 M3 yang berasal dari PHAT di Kelurahan Lancat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved