Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Banjir Lumpuhkan Aceh, Korban Meninggal Bertambah Menjadi 10 Orang

Amiruddin Abdullah Reubee
27/11/2025 21:16
Banjir Lumpuhkan Aceh, Korban Meninggal Bertambah Menjadi 10 Orang
Ilustrasi(MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)

FENOMENA alam hujan deras yang mengakibatkan banjir bandang dan hujan deras, kini telah melumpuhkan kawasan Provinsi Aceh. Setelah bencana besar itu arus listrik PLN mati total, jaringan telpon terganggu, puluhan titik ruas jalan antar kabupaten/antar provinsi terputus dan arus transportasi bus penumpang Banda Aceh-Medan berhenti beroperasi. 

Sesuai pemantauan Media Indonesia, wilayah paling ujung Indonesia itu terkurung antarbeberapa kabupaten dalam kawasan setempat dan terisolasi tranportasi ke luar provinsi. Kondisi demikian sangat dikhawatirkan terhadap pasokan logistik dan obat-aboatan. 

Bahkan ada beberapa lokasi seperti di Pedalaman Buloh Semua, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, 91 keluarga terkurung. Jalur nasional Tapak Tuan, Aceh Selatan-Kota Subulussalam tidak bisa dilalui. 

Kondisi paling parah diantara adalah Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa. Ribuan rumah warga di beberapa kabupaten itu terendam dan tergulung banjir bandang. 

Bupati Aceh Tengah Halili Yoga melalui akun media sosial Tik Tok resmi Aceh Tengah _Bup_Wabup, pada Kamis (27/11) mengatakan, sedikitnya 9 orang warga kawasan dataran tinggi Gayo itu meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor. 9 orang syuhada banjir itu masing-masing adalah di Kampung Paya Tumpi 3 orang dan warga kampung Daling 3 orang. Lalu 2 warga Kampung Kelopak Mata dan asal Kampung Tami Dalem 1 orang serta 1 orang lagi di Natural Park. 

Dengan bertambah nya jumlah 9 korban di Aceh Tengah dan 1 orang dilaporkan pada Rabu yaitu sehari sebelumnya di Kabupaten Bener Meriah, berarti korban banjir di Aceh sudah 10 orang. Dari 9 korban di kabupaten penghasilan Kopi Gayo itu 7 orang sudah difardhu kifayah kan. Sedangkan 2 orang lagi hingga kamis siang masih tertahan di lokasi musibah karena krisis fasilitas evakuasi. 

Bupati Halili Yoga, mengharapkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto melalui Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan BPBD Aceh supaya Aceh Tengah termasuk Kabupaten sekitarnya untuk mendapat penanganan khusus dan segera. Apalagi wilayah Aceh Tengah sekarang terisolasi karena terkepung langsung atau males badan jalan dari dan ke wilayah itu. 

Adapun di Kabupaten Pidie Jaya, bantuan yang sangat dibutuhkan sekarang adalah makanan siap saji, air minum, selimut, susu dan perlengkapan bayi. Apalagi sumber air bersih tidak ada, banyak rumah mereka sudah hampir tenggelam, betahan dalam air tanpa listrik dan terputus komunikasi telpon seluler. 

"Ka dua uroe ka lam banjir, meusaboh indomie tan trok lom.. Wetee rap pemilu that jai ureueng jak jok sirup." 

"Sudah dua hari sudah dalam banjir, satu indomie pun belum sampai. Waktu menjelang pemilu cukup banyak orang kasih sirup," demikian tutur Asnawi, tokoh masyarakat, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya