Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Duka Sumatra: Anggota DPR Minta Telkomsel Dirikan Menara Sementara

Rahmatul Fajri
27/11/2025 19:34
Duka Sumatra: Anggota DPR Minta Telkomsel Dirikan Menara Sementara
Bangunan Sekolah MTsN 4 Tapanuli Selatan hancur dihantam banjir bandang, Rabu (26/11/2025). Proses kegiatan belajar mengajar terhenti.(Antara)

ANGGOTA DPR RI asal Sumatra Utara, Martin Manurung, meminta Telkomsel segera mendirikan menara telekomunikasi sementara di wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatra Utara.

“Banyak yang mengirimi saya pesan, terkhusus di daerah-daerah yang tidak terkena bencana. Seperti di Medan bahkan di Jakarta. Mereka semua mengatakan sulit berkomunikasi ke wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga,” kata Martin melalui keterangannya, Kamis (27/11).

Permintaan tersebut disampaikan setelah menerima laporan mengenai sulitnya akses jaringan komunikasi di daerah bencana, terutama di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Selatan. Martin menekankan sulitnya komunikasi memperparah situasi warga di lokasi yang membutuhkan akses informasi untuk menyampaikan kondisi serta koordinasi pertolongan.

Ia menegaskan hasil laporan tim lapangan menunjukkan pemadaman listrik terjadi hampir di seluruh wilayah terdampak. Selain itu, beberapa menara pemancar jaringan diketahui rusak akibat banjir, sehingga layanan telekomunikasi lumpuh.

“Selain memang mempersiapkan bantuan makanan yang akan dikirim oleh Tim Martin Manurung Centre ke lokasi bencana, saya juga sudah meminta pihak Telkomsel untuk segera mendirikan tower portable atau menara telekomunikasi sementara di setiap titik pengungsian. Juga tempat pengisian baterai HP untuk masyarakat,” urainya.

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR itu menilai keberadaan menara sementara sangat penting untuk kebutuhan komunikasi masyarakat dan petugas di lapangan. Infrastruktur sementara tersebut diharapkan membantu penyebaran informasi terkait evakuasi, distribusi bantuan, maupun pencarian keluarga yang terpisah.

“Semoga saudara-saudara saya tetap tabah. Tetap waspada. Dan tim kami akan segera turun untuk mengirim bantuan makanan. Tuhan menyertai kita semua,” pungkas Martin. (Faj/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya