Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
ENUJU gerbang akhir tahun 2025, berhadapan gapura awal tahun 2026, pemerintah mulai menyalurkan bantuan untuk sekitar 18 juta PBP (Penerima Bantuan Pangan). Bantuan berupa beras daninyak goreng MinyaKita itu disebar seluruh nusantara dari Sabang sampai Meurauke.
Manajemen Kantor Cabang Bulog Sigli, Provinsi Aceh misalnya, sejak hari Selasa 18 November, sudah mulai menyalurkan Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng untuk wilayah kerja Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Bantuan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng MinyaKita itu untuk alokasi bulan November dan Desember 2025.
" Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter MinyaKita. Itu gabungan 10 kilogram beras untuk kebutuhan bulan November dan 10 kilogram Desember. Begitu juga 2 liter minyak goreng untuk bulan November dan 2 liter bulan Desember 2025. Untuk alokasi kedua bulan ini disalurkan sekaligus. Targetnya akhir bulan November sudah tuntas," tutur Ahmad Fadly, Pimpinan Cabang Perum Bulog Sigli, Aceh, kepada Media Indonesia, Selasa (18/11).
Dikatakan Fadly, jumlah alokasi bulan November-Desember 2025, untuk Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya sebesar 1.647.540 kg (kilogram) beras dan 329.508 liter minyak goreng MinyaKita.
Sedangkan setiap kabupaten adalah Kabupaten Pidie 1.217.240 kg beras dan 243.448 liter minyak goreng. Jumlah penerima manfaat 60.862 PBP (23 kecamatan). Lalu Pidie Jaya 430.300 kg beras dan 86.060 liter minyak goreng. Jumlah penerima manfaat 21.515 PBP (8 kecamatan).
Menurut Fadly, agar memudahkan, sehari sebelum penyaluran semua bahan pangan berupa beras dan minyak goreng sudah di pasok ke titik lokasi setiap desa. Lalu pada hari H yang sudah ditentukan, kedua jenis bahan pokok itu tinggal disalurkan saja kepada yang berhak.
Para Penerima Bantuan Pangan (PBP) sebelumnya juga mendapat undangan seperti kupon penerima. Mereka akan mendapat bantuan sesuai undangan.
"Kita dibantu oleh petugas dari kantor camat dan pemerintah Desa bersangkutan. Berupayan bantuan itu tepat sasaran. Kalau mungkin ada yang tertinggal atau berbeda dari data yang kami peroleh itu tidak disengaja. Bisa saja faktor eror atau hal yang tidak terdeteksi," tambah Pimpinan Cabang Perum Bulog Sigli asal Binjai, Sumatera Utara itu.
Berdasarkan Penelusuran Media Indonesia, angka Penerima Bantuan Pangan itu mencakup keluarga penerima bansos reguler. Yaitu Peserta BPNT atau Program Sembako, Penerima PKH, Warga rentan miskin yang masuk dalam pendataan terbaru serta Masyarakat tercatat dalam Data Tinggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). (H-1)
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Aulia Furqon, menyampaikan apresiasi atas capaian swasembada beras 2025.
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Menariknya di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh sekarang lahir ide baru dan patut diacungkan jempol. Ini bisa jadi inovasi untuk menyikapi dunia pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved