Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sulteng Kekurangan Dokter Spesialis, Pemerintah Siapkan Beasiswa Dokter Umum Lanjutkan Pendidikan

M Taufan SP Bustan
18/11/2025 14:51
Sulteng Kekurangan Dokter Spesialis, Pemerintah Siapkan Beasiswa Dokter Umum Lanjutkan Pendidikan
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido.(MI/Taufan SP Bustan)

WAKIL Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, mendorong para dokter umum di Sulteng melanjutkan pendidikan dokter spesialis melalui Program Beasiswa Berani Cerdas. Ia menegaskan, bahwa kebutuhan dokter spesialis di pelbagai kabupaten masih sangat besar. 

Banyak rumah sakit, terutama kelas C, belum memenuhi standar pelayanan karena minimnya tenaga spesialis. “Kami ingin jumlah dokter spesialis bertambah di semua kabupaten. Silakan mendaftar, UKT kami biayai melalui Berani Cerdas,” ujarnya, Senin (17/11).

Reny mencontohkan kebutuhan dokter patologi klinik yang hingga kini belum terpenuhi di sejumlah rumah sakit. Oleh karena itu, Pemprov Sulteng membuka peluang luas bagi dokter umum untuk mengambil spesialis, subspesialis, atau fellowship. 

Program ini juga menyediakan beasiswa S2 bagi tenaga kesehatan lainnya. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Berani Cerdas mulai 2026. “UKT akan kami tanggung sampai selesai. Tidak ada batasan usia untuk peserta S2, kecuali ketentuan dari masing-masing universitas,” ungkap Reny.

Selain peningkatan kompetensi tenaga medis, Reny menegaskan kesiapan Pemprov Sulteng memfasilitasi kegiatan berskala nasional di Palu, khususnya yang terkait pengembangan SDM kesehatan.

“Kalau ada event nasional, kami siap memfasilitasi agar bisa terlaksana di Palu. Kita dorong semua bidang spesialisasi mengadakan kegiatan di sini,” ucapnya.

Reny juga menyinggung implementasi Program Berani Sehat layanan kesehatan gratis bagi warga Sulteng cukup dengan KTP sebagai upaya menjawab kendala masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan atau memiliki BPJS nonaktif. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik