Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pasar Murah Siapkan 75 Ton Beras, KKSS Beri Penghargaan untuk Polisi Penyelamat Bilqis dan Guru Luwu Utara

Lina Herlina
16/11/2025 16:56
Pasar Murah Siapkan 75 Ton Beras, KKSS Beri Penghargaan untuk Polisi Penyelamat Bilqis dan Guru Luwu Utara
Ilustrasi(MI/Lina Herlina)

RIBUAN warga Kota Makassar dan sekitarnya memadati Lapangan Karebosi, Minggu (16/11). Kerumunan massa yang telah memegang kupon sejak dini hari memadati area tersebut, untuk mendapatkan paket sembako murah di tengah melambungnya harga pangan. 

Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) menyiapkan 75 ton beras dalam pasar murah yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-49 dan Mukernas KKSS 2025.

Dengan hanya membayar Rp60.000, setiap warga bisa membawa pulang paket sembako senilai Rp150.000 yang berisi beras, telur, ayam potong, dan minyak goreng. Sebanyak 150 ribu paket telah disiapkan untuk meringankan beban masyarakat. 

Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman, yang juga Menteri Pertanian menegaskan bahwa pembagian 75 ton beras ini adalah wujud nyata kepedulian organisasinya. “Pasar murah ini adalah bentuk kepedulian KKSS untuk masyarakat Sulsel,” tegasnya.

Hasrah Daeng Ngai, warga Bantabantaeng, mengaku sangat terbantu. “Beras lagi mahal, Alhamdulillah ada pasar murah,” katanya. 

Senada dengan itu, Jamila, ibu dua anak dari Panampu, menyebut bantuan ini sangat meringankan keluarganya. “Alhamdulillah bisa dapat beras murah, ditambah ayam. Sangat membantu,” ujarnya.

Selain membanjiri pasar murah, warga juga memadati layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan. “Mumpung gratis,” ujar Rahman, salah satu warga yang ikut memeriksakan kesehatannya.

Penghargaan bagi Polisi Penyelamat Bilqis

Di tengah kemeriahan acara, KKSS memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tujuh personel Polrestabes Makassar. Mereka adalah pahlawan yang berhasil menyelamatkan bocah Bilqis, 4, dari kasus penculikan.

Amran Sulaiman secara simbolis menyerahkan penghargaan sekaligus bantuan tunai sebesar Rp200 juta untuk ketujuh anggota polisi tersebut.

“Kita bantu Rp200 juta untuk saudara-saudara kita di Polrestabes Makassar. Ini pertarungan nyawa. Mereka mempertaruhkan keselamatan demi melindungi rakyat,” tegas Amran. 

Ia menambahkan bahwa keberhasilan polisi menyelamatkan Bilqis adalah pengabdian nyata yang patut dibanggakan.

Momen penghargaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, hingga Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Jamaluddin Jompa.

Tidak berhenti di situ, Amran juga secara pribadi memberikan perhatian pada nasib dua guru dari Luwu Utara, Abdul Muis dan Rasnal, yang sebelumnya dipecat dan telah direhabilitasi oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Gaji Dua Guru ASN yang Tertahan akan Dibayar

Kabar baik datang dari Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, yang memastikan gaji tertahan kedua guru itu akan dibayarkan pada Senin (17/11) besok.

Setelah setahun penuh ketidakpastian, perhitungan akhir menunjukkan Abdul Muis akan menerima total Rp38.859.504, sementara Rasnal akan mendapatkan Rp149.448.786. Pembayaran ini dapat dilakukan setelah Gubernur Andi Sudirman menandatangani SK pengangkatan kembali mereka. (LN/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik