Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Komisi II DPRD Maluku Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan

Budi Ernanto
11/11/2025 22:12
Komisi II DPRD Maluku Dorong Percepatan Akselerasi Pembangunan
Jembatan Merah Putih (JMP) di Ambon, Maluku, Rabu (21/6). Jembatan yang membentang sepanjang 1.140 meter di atas Teluk Ambon tersebut menjadi salah satu ikon Kota Ambon yang menghubungkan Desa Rumah Tiga di Kecamatan Sirimanu dengan Desa Hative Kecil di Ke(MI/SUMARYANTO BRONTO)

KOMISI II DPRD Provinsi Maluku mendorong percepatan akselerasi pembangunan di Provinsi Maluku. Pasalnya, Maluku sebagai provinsi kepulauan dengan 93 persen terdiri dari wilayah laut, memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat besar, terutama di sektor kelautan dan perikanan.

“Untuk itu, kita akan terus mendorong percepatan akselerasi pembangunan di Maluku,” kata Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Irawadi kepada wartawan, di Ambon, Selasa (11/11/2025).

Menurut Irawadi, Maluku memiliki tiga wilayah penangkapan ikan utama, yang merupakan bagian dari 11 Wilayah pengelolaan perikanan di Indonesia.

Potensi tersebut, harus dimaksimalkan untuk meningkatkan pendapatan daerah, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Ini potensi besar yang harus kita kelola secara maksimal, agar memberikan dampak ekonomi bagi daerah dan masyarakat,” sebut dia. 

Dia menyebut, penguatan infrastruktur, peningkatan tata kelola sumber daya laut, dan sinergi antar-instansi menjadi kunci utama, dalam mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan seperti Provinsi Maluku.

“Fraksi NasDem akan terus mendorong, agar kebijakan pembangunan berpihak pada wilayah kepulauan. Karena karakter geografis Maluku membutuhkan perhatian khusus, agar potensi laut benar-benar menjadi sumber kesejahteraan rakyat,” tegas dia. 

Untuk itu Irawadi berharap, dengan dukungan Fraksi NasDem DPRD Provinsi Maluku, maka pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebijakan fiskal, dan program pembangunan yang sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan.

“Kami harap, pemerintah pusat juga memberi porsi lebih bagi Maluku, karena pembangunan di daerah kepulauan tentu membutuhkan biaya, dan strategi yang berbeda dibandingkan dengan daerah daratan,” tandas Irawadi. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik