Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama tiga hari ke depan, mulai 9 hingga 11 November 2025.
BMKG memperkirakan sejumlah wilayah di NTT akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.
Dalam rilisnya, Forecaster On Duty BMKG Kupang Ni Putu Nonik Prianti mengatakan, pada 9 November, potensi hujan terjadi di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Lembata, Sikka, Flores Timur, dan Pulau Sumba.
Sementara pada 10 November, cuaca ekstrem berpotensi meluas ke Kabupaten Kupang, Sabu, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, dan Sumba Tengah.
Kemudian pada 11 November, hampir seluruh wilayah NTT diprediksi akan terdampak, termasuk Kota Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Rote Ndao, Alor, dan Pulau Sumba.
Menurutnya, fenomena ini terjadi karena sebagian besar wilayah NTT saat ini berada pada masa peralihan (pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan.
Selain itu, anomali suhu permukaan laut di sekitar perairan NTT yang bernilai positif serta adanya belokan angin dan perlambatan kecepatan angin turut meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah ini.
“Kondisi atmosfer yang labil ini mendukung terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di beberapa wilayah NTT,” sebutnya.
BMKG juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Selain itu, masyarakat diminta menghindari berteduh di bawah pohon atau tiang listrik saat terjadi petir, serta mematikan peralatan elektronik untuk mengurangi risiko sambaran.
“Waspadai dampak hujan lebat dan petir, terutama di wilayah dataran tinggi dan perbukitan yang rawan longsor,” kata Ni Putu Nonik Prianti.
Adapun saat ini, BMKG memastikan hingga saat ini tidak ada wilayah di NTT yang berpotensi mengalami angin kencang ekstrem, namun masyarakat diminta tetap siaga terhadap perubahan cuaca mendadak selama periode peringatan berlangsung.(PO/E-4)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
MUNCULNYA Bibit Siklon Tropis 96S di selatan wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) memicu cuaca buruk di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca dan gelombang laut untuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Wilayah yang diguyur hujan tersebut yakni Kabupaten Kupang, Ngada, Manggarai Timur, Ende, sebagian Manggarai Barat, Manggarai dan Sumba Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved