Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa SDN Taruna Bakti di Desa Sarampad Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berbuntut panjang. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah itu menghentikan sementara waktu penyaluran menu makan bergizi gratis (MBG) ke-28 sekolah.
Mitra Dapur SPPG Sarampad, Yadi Suherlan, mengaku pascakejadian dugaan gejala keracunan, pihaknya menutup sementara penyaluran menu MBG. Penutupan itu dilakukan hingga diketahui penyebab pastinya setelah ada hasil laboratorium yang tengah dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.
"Sebetulnya belum bisa dipastikan penyebabnya karena MBG sebelum ada hasil pemeriksaan laboratorium. Apalagi kan kejadiannya hanya di satu titik. Sementara di sekolah lain tidak ada laporan. Jadi, kita hentikan sementara sampai hasil sampel uji laboratorium keluar," kata Yadi, Jumat (26/9).
Kasus dugaan gejala keracunan MBG dialami 35 siswa dan satu orang guru SDN Taruna Bakti pada Kamis (25/9). Yadi menuturkan, Dapur SPPG Sarampad melayani penyaluran MBG untuk 28 sekolah.
Jumlah siswa penerima MBG sebanyak 3.239 orang. Dia menyebut, dari hasil investigasi awal, sejumlah siswa yang mengalami gejala keracunan sebelumnya diketahui mengonsumsi makanan dari luar sekolah, seperti seblak dan makaroni pedas.
"Kami sudah konfirmasi, ternyata anak-anak yang diduga keracunan sebelumnya makan seblak dan makaroni pedas," tuturnya.
Yadi mengeklaim, proses pengolahan makanan di dapur SPPG Sarampad sudah sesuai SOP. Karena itu, Yadi memastikan secara pengolahan tidak ada kesalahan.
"Sudah sesuai standard semuannya. Baik proses memasak maupun bahan baku," pungkasnya.
Kasatreskrim Polres Cianjur, Komisaris Nova Bhayangkara, mengatakan akan melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan keracunan tersebut. Polisi pun akan memanggil pengelola Dapur SPPG Sarampad. (H-2)
BELASAN santriwati Pondok Pesantren Darrul Quran As-satinem di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tergolek lemas di Puskesmas Cidaun. Mereka diduga keracunan menu MBG
SPPG tidak hanya berfungsi sebagai dapur penyedia makanan, tetapi juga pusat edukasi gizi, pelayanan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan lokal.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati menegaskan pengawasan ketat bahan baku dan alat dapur SPPG guna mencegah insiden keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis.
WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang menyerukan agar mitra tidak lepas tanggung jawab terhadap pelaksanaan dapur SPPG
Pemerintah mencatat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin meluas cakupannya dengan jumlah penerima manfaat yang kini telah menembus angka 60 juta orang
Dewan Pendidikan Kota Pematangsiantar Robert Tua Siregar mengatakan program ini dirancang untuk meningkatkan asupan gizi anak.
Dalam upaya memberdayakan para penjual makanan di sekitar sekolah penerima manfaat MBG, mitra bisa bekerja sama dengan pengawas gizi di setiap SPPG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved