Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa SDN Taruna Bakti di Desa Sarampad Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berbuntut panjang. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah itu menghentikan sementara waktu penyaluran menu makan bergizi gratis (MBG) ke-28 sekolah.
Mitra Dapur SPPG Sarampad, Yadi Suherlan, mengaku pascakejadian dugaan gejala keracunan, pihaknya menutup sementara penyaluran menu MBG. Penutupan itu dilakukan hingga diketahui penyebab pastinya setelah ada hasil laboratorium yang tengah dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.
"Sebetulnya belum bisa dipastikan penyebabnya karena MBG sebelum ada hasil pemeriksaan laboratorium. Apalagi kan kejadiannya hanya di satu titik. Sementara di sekolah lain tidak ada laporan. Jadi, kita hentikan sementara sampai hasil sampel uji laboratorium keluar," kata Yadi, Jumat (26/9).
Kasus dugaan gejala keracunan MBG dialami 35 siswa dan satu orang guru SDN Taruna Bakti pada Kamis (25/9). Yadi menuturkan, Dapur SPPG Sarampad melayani penyaluran MBG untuk 28 sekolah.
Jumlah siswa penerima MBG sebanyak 3.239 orang. Dia menyebut, dari hasil investigasi awal, sejumlah siswa yang mengalami gejala keracunan sebelumnya diketahui mengonsumsi makanan dari luar sekolah, seperti seblak dan makaroni pedas.
"Kami sudah konfirmasi, ternyata anak-anak yang diduga keracunan sebelumnya makan seblak dan makaroni pedas," tuturnya.
Yadi mengeklaim, proses pengolahan makanan di dapur SPPG Sarampad sudah sesuai SOP. Karena itu, Yadi memastikan secara pengolahan tidak ada kesalahan.
"Sudah sesuai standard semuannya. Baik proses memasak maupun bahan baku," pungkasnya.
Kasatreskrim Polres Cianjur, Komisaris Nova Bhayangkara, mengatakan akan melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan keracunan tersebut. Polisi pun akan memanggil pengelola Dapur SPPG Sarampad. (H-2)
BELASAN santriwati Pondok Pesantren Darrul Quran As-satinem di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tergolek lemas di Puskesmas Cidaun. Mereka diduga keracunan menu MBG
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Sebanyak 43,5% penduduk Indonesia belum mampu membeli pangan sehat
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa di awal tahun ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai 19.800 unit.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Selain SLHS, dapur SPPG juga diwajibkan mengikuti serangkaian tahapan pengujian, mulai dari uji laboratorium air dan makanan, sebagai bagian dari penilaian kelayakan higiene sanitasi dapur.
Insyafnya para penjudi on line karena sibuk bekerja di dapur MBG dibenarkan oleh Kepala Desa Sidorejo, Ana Setyawati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved