Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PROVINSI Jawa Timur terus menggelar pasar murah di sejumlah daerah di Jawa Timur. Kali ini dilakukan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Ribuan warga memadati area RSUD Ar Rozy, Kota Probolinggo saat gelaran pasar murah.
Pasar murah yang secara rutin digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan tujuan menstabilkan harga bahan pokok ini, langsung diserbu masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan biaya yang jauh lebih murah dari pasaran.
Antusias warga makin memuncak, ketika Gubernur Khofifah hadir langsung sekaligus memberikan telur kepada anak-anak dan ibu-ibu yang membawa anak, serta beras SPHP untuk lansia secara gratis.
Usai meninjau pasar murah, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pasar murah menjadi salah satu intervensi pemerintah untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pangan di Bumi Majapahit, julukan Jawa Timur.
"Pasar murah ini adalah ikhtiar kita untuk meringankan beban masyarakat. Antusias warga Probolinggo sangat tinggi, ini menandakan bahwa program ini memang sangat dibutuhkan," kata Khofifah
Lebih lanjut ia menjelaskan, setiap kali pasar murah digelar, berbagai kebutuhan pokok selalu dijual dengan harga di bawah harga pasar maupun HET.
Harga beras medium misalnya dijual dengan Rp11.000/kg, beras premium Rp14.000/kg, Minyakita Rp13.000/liter, gula pasir Rp14.000/kg, tepung terigu Rp10.000/kg, telur ayam ras Rp22.000/paket, daging ayam ras Rp33.000/paket, bawang putih Rp6.000/250 gram, serta bawang merah Rp7.000/250 gram.
"Harga-harga di sini lebih murah dari pasaran maupun HET. Misalnya beras medium SPHP kita jual Rp11.000/kg, gula yang biasanya di pasar Rp17.000-an di sini cukup Rp14.000, Minyakita yang HET-nya Rp16.800 dijual Rp13.000, dan ayam ras yang HET masih Rp36.000, kita jual Rp33.000,” jelasnya. (E-2)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus menggencarkan program Pasar Murah sebagai upaya konkret menekan fluktuasi harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat.
Kami telah menggelar GPM di seluruh daerah di Jawa Tengah sebanyak 2.436 kali dengan total omzet mencapai Rp45,7 miliar
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
Pasar Murah Artha Graha Peduli (AGP) 2025 masih terus dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat.
Pemkot Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menggelar pasar murah yang tersebar disembilan kecamatan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru)
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan sistem berbasis digital ini dirancang untuk mengunci data penerima sejak awal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved