Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PAMERAN otomotif GIIAS 2025 akan kembali menyapa masyarakat Jawa Barat (Jabar) melalui penyelenggaraan GIIAS Bandung 2025 yang berlangsung pada 1 hingga 5 Oktober di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya di Bandung, GIIAS terus memperkuat perannya sebagai ajang penting dalam memperkenalkan inovasi dan teknologi terbaru dari industri otomotif Indonesia kepada masyarakat Jabar.
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara Jumat (19/9), menyampaikan bahwa GIIAS Bandung merupakan bagian dari upaya Gaikindo untuk memperluas jangkauan industri otomotif nasional. Provinsi Jabar dinilai sebagai wilayah yang memiliki potensi pasar sangat besar dan strategis.
“Jabar dan khususnya Bandung memiliki peran penting dalam pertumbuhan industri otomotif nasional. Hal ini tecermin dari data persebaran kendaraan secara nasional. Jabar menempati posisi kedua dengan kontribusi sebesar 14,4% dari total penjualan kendaraan nasional pada periode Januari hingga Mei 2025,” ungkapnya.
Menurut Kukuh, meskipun industri otomotif tengah menghadapi tantangan, performa Jabar tetap menunjukkan potensi yang kuat. Oleh karena itu, Gaikindo ingin terus mengoptimalkan potensi yang dimiliki Jabar agar dapat mendorong kontribusinya terhadap pencapaian industri otomotif nasional.
"GIIAS Bandung 2025 diharapkan tidak hanya menjadi sarana edukasi dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga wadah interaksi antara pelaku industri dan konsumen, serta katalisator untuk mendorong pertumbuhan pasar otomotif di wilayah Jabar," paparnya.
MEREK-MEREK BARU
Kukuh juga menyambut positif kehadiran merek-merek baru ini sebagai sinyal kuat atas potensi pasar otomotif Jabar. Partisipasi merek-merek kendaraan baru dalam GIIAS Bandung tahun ini menunjukkan besarnya kepercayaan pelaku industri terhadap pasar di wilayah tersebut.
Kehadiran mereka tidak hanya memperluas pilihan kendaraan bagi masyarakat, tetapi juga sejalan dengan semangat GAIKINDO untuk terus memperkuat kontribusi industri otomotif nasional melalui inovasi dan teknologi terbaru.
Pada pelaksanaan GIIAS Bandung 2025 setidaknya terdapat 18 merek kendaraan bermotor yang ikut, dari kategori kendaraan penumpang. Ada 15 merek yang hadir yakni BAIC, BYD, Chery, Citroën, Daihatsu, GAC Aion, Honda, Jaecoo, Jeep, Mazda, MG, Seres, Suzuki, Toyota dan Wuling.
Sementara itu, untuk kendaraan komersial diwakili oleh DFSK. Untuk kategori kendaraan roda dua, hadir Royal Enfield dan Scomadi, yang juga didukung oleh beberapa merek industri pendukung otomotif.
Menariknya, terdapat lima merek kendaraan yang belum pernah tampil di GIIAS Bandung sebelumnya dan kini hadir untuk pertama kalinya, yaitu BAIC, Jaecoo, Jeep dan Seres dari kategori kendaraan penumpang serta DFSK untuk kendaraan komersial.
Beberapa merek tersebut juga akan membawa serta berbagai model kendaraan terbaru yang sebelumnya telah diluncurkan di ajang the 32nd GIIAS 2025 pada Juli lalu di BSD Tangerang. Kehadiran kendaraan-kendaraan baru ini menjadi daya tarik utama bagi pengunjung GIIAS Bandung yang kini dapat melihat dan mencoba langsung inovasi serta teknologi otomotif terkini.
Dukungan terhadap penyelenggaraan GIIAS 2025 juga datang secara penuh dari berbagai sponsor dan mitra kerja. Astra Financial sebagai Platinum Sponsor GIIAS Bandung 2025, bersama FIFGROUP, Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Finance (TAF). Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, SEVA dan Bank Saqu. Selain Astra Financial. Sebagai Platinum Sponsor, GIIAS Surabaya 2025 juga mendapat dukungan dari Powered by PLN Mobile, serta sponsor lainnya, yaitu Superchallenge dan Berkah Event. (E-2)
DIPREDIKSI sekitar 700 ribu wisatawan bakal masuk ke Kota Bandung saat libur Idulfitri 1447 hijriah mendatang.
Arus kedatangan juga menunjukkan angka yang signifikan.
Setiap titik galian harus memiliki kepastian waktu mulai, target penyelesaian, hingga penutupan kembali badan jalan.
Jumlah penderita penyakit tuberkulosis (TBC) di Kota Bandung pada 2025 mencapai 18.846 penderita, ini meningkat jika dibandingkan pada 2024 yang jumlahnya tercatat sebanyak 13.678 kasus.
Sepanjang tahun 2025 lalu, Pemkot Bandung telah resmi menetapkan Pendopo Kota Bandung dan Markas Kodam III/Siliwangi bersama 19 objek bangunan lainnya sebagai cagar budaya.
Melalui kolaborasi tiga program utama Kang Pisman, Buruan SAE, dan Dapur Dashat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghadirkan solusi terintegrasi dari hulu ke hilir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved