Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Hujan deras yang terjadi sejak malam telah menyebabkan sebuah tebing setinggi 10 meter longsor dan membawa batu ukuran besar menimpa dinding dapur rumah di Kampung Cikembang, Desa Cilampunghilir, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya. Kejadian tersebut, beruntung tidak ada korban jiwa dan satu keluarga selamat.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Roni mengatakan, pihaknya mendapat laporan tebing setinggi 10 meter di belakang rumahnya longsor membawa batu ukuran besar langsung menimpa dinding dapur rumah. Kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dan semua keluarga berhasil menyelamatkan diri.
"Kami mendapat laporan longsor terjadi di Kampung Cikembang menyebabkan satu keluarga dan berjumlah 8 jiwa terdampak. Akan tetapi, proses evakuasi batu ukuran besar masih koordinasi dengan Dinas PUPR untuk menurunkan ekskavator agar keluarga terdampak dapat beraktifitas lagi secara normal," katanya, Jumat (5/9/2025).
Ia mengatakan, bencana yang terjadi di wilayahnya tidak hanya longsor membawa batu ukuran besar, tapi 10 rumah berada di Kampung Cibatu, Desa Sukawangun, Kecamatan Karangnunggal sejak beberapa hari mengalami kerusakan lantaran pergerakan tanah. Namun, retakan besar telah terjadi pada dinding pondasi rumah hingga beberapa kolam ikan milik warga kering lantaran air masuk ke dalam retakan tanah.
"Pergerakan tanah memang sudah muncul sejak 2 bulan lalu meski masih dalam skala kecil hingga retakan terlihat makin besar ketika hujan beberapa hari terjadi. Akan tetapi, pergerakan tanah sudah membesar dan warga terdampak mengungsi ke rumah saudara lantaran di lokasi ada satu musola dan kondisi dinding retak hingga kejadian itu sudah dilaporkan kepada pimpinan," ujarnya.
Sementara itu, Atun, 55, warga Kampung Cjkembang mengatakan, hujan deras yang mengguyur beberapa hari menyebabkan sebuah tebing dibelakang rumah longsor membawa batu ukuran besar dan menimpa dinding dapur rumahnya hingga merusak perabotan dapur. Namun, kejadian tersebut tidak ada korban jiwa lantaran keluarganya tengah berada di ruang depan rumah ketika hujan terjadi.
"Alhamdulilah, keluarga kami selamat atas longsor membawa batu ukuran besar dan untuk sekarang masih belum dilakukannya evakuasi. Kami berharap agar pemerintah daerah, secepatnya menyingkirkan batu itu lantaran keluarga tidak bisa beraktifitas di dapur seperti menanak nasi karena banyak perabotan rusak tertimpa batu," paparnya. (H-1)
Gempa bumi M 4,8 mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (18/2) dini hari. BMKG sebut gempa dangkal 10 km ini tak berpotensi tsunami. Simak kondisi terkininya.
Jelang Ramadan 1447 H, TPU Cieunteung di Tasikmalaya dipadati peziarah dari berbagai kota. Simak tradisi nyekar dan munggahan warga di sini.
JELANG Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya merangkak naik.
Petugas gabungan jugaharus selalu mewaspadai banjir luapan Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang di Sukaresik
Pemerintah salurkan PIP 2026 sebesar Rp450 ribu per tahun untuk 888 ribu murid TK guna perkuat Wajib Belajar 13 Tahun dan pemerataan pendidikan.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved