Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi disertai angin kencang menghantam pesisir Kebumen, Jawa Tengah pada Selasa sore (29/7/2025) lalu menyebabkan 15 kapal nelayan terdampar dan mengalami kerusakan berat. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Cuaca ekstrem memaksa awak kapal (ABK) meninggalkan perahu mereka di tengah laut demi keselamatan. Dari 15 kapal yang terdampak, 7 berhasil dievakuasi, 5 masih tenggelam di laut, dan 3 mengalami kerusakan parah.
Nilai kerugian setiap kapal diperkirakan mencapai Rp45 juta, termasuk perahu dan alat tangkap. Total kerugian ditaksir Rp630 juta, belum termasuk kerugian tambahan nelayan yang mencapai Rp140 juta.
Akibat kondisi tersebut, sekitar 350 kapal di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir terpaksa berhenti melaut karena cuaca belum membaik.
Kepala Pelaksana BPBD Kebumen, Udy Cahyono, menyebut tim gabungan langsung bergerak mengevakuasi kapal-kapal yang terdampak.
“Dari 12 kapal yang kemarin tenggelam, tujuh kapal berhasil dievakuasi. Sebagian besar bodi kapal masih utuh meski ada mesin dan peralatan yang hilang,” jelas Udy, Kamis (31/7).
Lima kapal lain masih berada di kedalaman 10–15 meter dan belum dapat diangkat. BPBD telah berkoordinasi dengan Basarnas untuk mendukung proses evakuasi lanjutan setelah kondisi laut dinyatakan aman.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani turun langsung meninjau TPI Pasir dan menyerahkan bantuan logistik kepada nelayan terdampak. Ia hadir bersama Kepala BPBD Udy Cahyono, Kepala DLHKP Asep Nurdiana, Forkopimcam Ayah, pemerintah desa setempat, HNSI Rukun Nelayan, SAR Lawet Perkasa, PMI, Satpolairud, serta Pos TNI AL Logending.
“Saya sangat prihatin dan sedih atas musibah yang menimpa nelayan kita di Pantai Pasir. Ini bukan sekadar kerusakan kapal, tapi juga pukulan terhadap mata pencarian dan rasa aman mereka,” kata Bupati Lilis.
Pemerintah Kabupaten Kebumen memastikan pendampingan kepada nelayan yang terdampak, mulai dari bantuan logistik hingga pendataan kerusakan kapal untuk langkah penanganan jangka panjang. Bantuan yang telah diberikan antara lain 20 paket sembako dari BPBD, 15 paket dari PMI, dan 20 paket dari Bupati.
Bupati Lilis juga menekankan pentingnya sistem peringatan dini cuaca ekstrem.
“Kita memang tidak bisa melawan alam, tetapi kita bisa mempersiapkan diri. Musibah ini membuat kita sedih, tapi juga menjadi momentum untuk saling menguatkan. Saya yakin dari sini akan lahir kekuatan baru dan kebersamaan yang lebih erat,” ujarnya.(H-2)
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
BMKG Tenau Kupang, Nusa Tengggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan potensi gelombang laut kategori sedang di sejumlah perairan daerah itu mulai 1-4 Februari 2026.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada JumatĀ 30 Januari Agus Triyono, tersebar di 18 lokasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved