Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem kembali berpotensi di 10 daerah di Jawa Tengah Senin (28/7), gelombang tinggi hingga capai 4 meter dan air laut pasang (rob) setinggi 1 meter di perairan utara, warga diminta untuk mewadahi terhadap dampak kondisi cuaca tersebut.
Gelombang tinggi masih berlangsung di perairan selatan Jawa Tengah mencapai 2,5-4 meter dan di perairan utara yakni Karimunjawa dan Pati-Rembang dengan ketinggian 1,25-2,5 cukup berisiko terhadap kegiatan pelayaran, selain itu air laut pasang (rob) dengan ketinggian 1 meter berdampak banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Sedangkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir juga berpotensi di 10 daerah di Jawa Tengah di pegunungan tengah, dataran tinggi dan pesisir selatan, sehingga warga di daerah itu diminta mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
"Waspadai cuaca ekstrem kembali berpotensi di daerah Jawa Tengah, karena dapat berdampak menimbulkan bencana hidrometeorologi," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida Senin (28/7).
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah, menurut Risca Maulida, berpotensi di 10 daerah yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Temanggung dan Magelang, sehingga warga berada di daerah tersebut terutama rawan terhadap bencana hidrometeorologi untuk waspada.
Sedangkan daerah lain di Jawa Tengah, ungkap Risca Maulida, berpeluang diguyur hujan ringan-sedang yakni Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Surakarta, Salatiga dan Semarang. "Daerah lain berawan," imbuhnya.
Pada pagi umumnya cerah dan berawan, lanjut Risca Maulida, namun memasuki siang hingga awal malam cuaca ekstrem dan hujan mulai berlangsung, angin bertiup dari arah timur ke barat daya dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 14-29 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Wahyu Sri Mulyani secara terpisah mengatakan secara umum perairan di Jawa Tengah berawan, namun gelombang tinggi masih Ajan berlangsung di perairan selatan dan sejumlah kawasan di perairan utara, sehingga berisiko terhadap kegiatan pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, kapal barang dan penumpang.
Selain itu air laut pasang (rob) di perairan utara, demikian Wahyu Sri Mulyani, dengan ketinggian 1 meter berlangsung pada pukul 10.00-14.00 WIB berdampak kembali terjadi banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati.
"Warga di Pantura tetap diminta siaga banjir rob karena akan mengakibatkan terganggunya aktivitas seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam," ujar Wahyu Sri Mulyani. (H-2)
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
Sebaliknya, kutub Jupiter dipenuhi satu badai utama yang dikelilingi sejumlah pusaran badai lebih kecil, membentuk pola geometris yang rapi.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
BPBD Kabupaten Bantul masih mewaspadai ancaman bencana Hidrometeorologi akibat cuaca ekstren. Mitigasi bencana disiapkan, mulai dari pembentukan posko di setiap kelurahan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi hingga 4 meter disertai angin kencang dan hujan, sehingga sebagian besar nelayan memilih tidak melaut demi keselamatan.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved