Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyalurkan sebanyak 73,3 ton beras kepada 3.665 warga penerima bantuan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Penyaluran ini merupakan bagian dari program bantuan pangan pemerintah yang bertujuan menjaga ketahanan pangan dan menekan inflasi di wilayah terluar Indonesia.
Distribusi beras dilakukan bertahap, dimulai pada Rabu, (23/7), dari Kecamatan Bunguran Timur. Masing-masing penerima bantuan akan memperoleh 20 kilogram beras untuk dua bulan, yakni alokasi bulan Juni dan Juli, dengan rincian 10 kilogram per bulan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna, Wan Sazali, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kualitas dan kuantitas beras di Gudang Perum Bulog Natuna sebelum proses distribusi dilakukan.
“Kami pastikan beras yang disalurkan layak konsumsi, bebas dari benda asing, hama, atau kutu. Pemeriksaan dilakukan terhadap warna, aroma, tekstur, dan derajat sosohnya,” katanya, ketika dihubungi wartawan, Jumat (24/7).
Ia menambahkan, seluruh proses dilakukan untuk menjamin mutu pangan yang diterima masyarakat. Selain menjaga kualitas, pendistribusian bantuan juga diawasi agar tepat sasaran.
Data penerima bantuan telah diverifikasi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Hal ini untuk memastikan bantuan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Pemkab Natuna, melalui DKPP, turut berperan aktif dalam pengawasan dan pendampingan distribusi, meskipun penyaluran dilakukan oleh Perum Bulog. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda pengambilan bantuan.
“Jika dalam lima hari bantuan tidak diambil, maka kuota akan dialihkan kepada penerima cadangan. Namun, pengambilan bisa diwakilkan dengan membawa fotokopi KTP penerima dan tanda tangan bukti pengambilan,” ujarnya.
Bila penerima utama maupun cadangan tidak mengambil bantuan, maka alokasi akan disalurkan kepada warga lain yang memenuhi kriteria, seperti keluarga miskin, penyandang disabilitas, lansia tunggal, atau warga rentan yang belum pernah menerima bantuan.
Dia menegaskan, bantuan tidak dapat diberikan kepada warga yang sudah meninggal dunia, pindah domisili, tercatat ganda, atau merupakan aparatur negara seperti ASN, TNI, Polri, serta perangkat daerah. Bantuan juga akan dialihkan jika penerima menolak atau tidak mengambil dalam batas waktu yang ditentukan.
Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Natuna, sekaligus menjadi bukti kehadiran negara dalam menjamin kebutuhan pokok di wilayah perbatasan. (H-1)
PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Pemerintah (CPP) senilai miliaran rupiah untuk periode Oktober–November 2025.
Rizal menegaskan bahwa seluruh proses distribusi dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang memadai.
Menurut Djoko,komoditas yang akan diterima oleh PBP, yaitu 20 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng dalam kemasan.
Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp6,5 triliun untuk kelanjutan program bantuan pangan periode Oktober-November 2025.
Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras yang diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan mereka dalam jangka pendek.
Pemerintah memastikan bahwa Bantuan Pangan (Banpang) Beras untuk masyarakat berpendapatan rendah dipastikan berlanjut.
Layanan Tol Laut di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dinilai belum mampu menjawab kebutuhan logistik daerah secara optimal,
JAGUNG pipil yang dikembangkan kelompok tani di Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi, menjadi harapan baru bagi petani lokal di Kabupaten Natuna.
Pelni juga menyampaikan adanya penyesuaian operasional berupa omisi atau peniadaan singgah di dua pelabuhan, yakni Kumai dan Semarang, selama periode padat angkutan Nataru.
Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Natuna resmi ditutup dengan Lomba Gasing Tradisional yang berlangsung meriah di Lapangan Olahraga Tugu Gasing.
SEORANG warga bernama Suhardiman dilaporkan hilang saat memancing di perairan Pulau Kerdau, Kecamatan Pulau Panjang, Kabupaten Natuna. Hingga Sabtu (30/8), korban belum juga ditemukan.
MENTERI Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna, Selasa (26/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved