Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TOTAL jumlah warga yang menjadi korban insiden pesta pernikahan anak Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat (Jabar) di Kabupaten Garut mencapai 30 orang. Tiga orang di antaranya meninggal dunia dan delapan orang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Sebanyak 8 orang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ada 19 orang yang sudah mendapat perawatan dan diizinkan pulang," ujar Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Barat Komisaris Besar Iwansyah, dikutip Minggu (20/7)
Para korban, lanjutnya, mengalami berbagai gangguan, di antaranya trauma thoraks, asma bronkhial, dan panic attack. Penanganan medis telah diberikan dengan langkah darurat seperti pemberian oksigen, infus, dan pengobatan intravena, yang dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas Kesehatan Garut dan Polda Jabar.
"Polda Jabar turut menurunkan tim medis dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Penanganan medis dilakukan secara serius dan intensif," tandasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menyatakan penyelidikan terkait insiden ini masih berlangsung. Polda Jabar berkomitmen mengawal proses penanganan korban serta mengevaluasi tata kelola acara masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami mengimbau setiap penyelenggara kegiatan publik untuk memperhatikan kapasitas lokasi serta aspek keselamatan secara menyeluruh,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga tengah melakukan evaluasi dan penyelidikan terkait insiden tersebut guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. “Kami akan terus memantau kondisi para korban hingga benar-benar pulih. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegas Hendra.
Insiden terjadi saat pesta rakyat berupa makan gratis sebagai syukuran pernikahan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina dengan putra Gubernur Jabar Maula Akbar Mulyadi Putra, Jumat (18/7) di Pendopo, alun-alun Lapang Oto Iskandar Dinata, Kabupaten Garut.
Peristiwa itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia, yakni Vania Aprilia, 8, Dewi Jubaedah, 61, dan Bripka Cecep Saeful Bahri, 39, Anggota Polsek Karangpawitan. (H-4)
Gubernur Dedi Mulyadi memang telah menetapkan besaran UMSK 2026. Namun, kebijakan tersebut hanya berlaku untuk 12 daerah di antaranya Kota dan Kabupaten
Keberadaan dua bandara bukan kompetisi, melainkan strategi distribusi konektivitas udara kawasan Jabar, khususnya Bandung Raya.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa minta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengecek ke Bank Indonesia soal APBD Jabar yang mengendap sebesar Rp4,17 triliun
TIGA orang tewas saat penikahan anak Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi. Para korban kini telah dimakamkan.
GUBERNUR Jabar Dedi Mulyadi menjawab keberatan atas kebijakan yang dia ambil di antaranya memperbanyak rombongan belajar yakni 50 siswa dalam satu kelas
Pesta rakyat pernikahan yang dilakukan tidak ada pembagian makanan gratis tapi kemarin memberikan makanan kepada yang menunggu acara puncak di malam hari.
KPAI mendorong kepolisian mengecek pengabaian hak anak di olah TPK dalam insiden pesta rakyat pernikahan anak Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Kunjungan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati Kepolisian terhadap korban pingsan dan luka ringan.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, pesta rakyat pernikahan anak Gubernur Dedy Mulyadi yang dilakukannya di Pendopo dan Alun-alun lapangan Oto Iskandar Dinata tidak dilanjutkan.
Acara pernikahan putri Gubernur Dedi Mulyadi menimbulkan korban jiwa akibat masyarakat berdesakan dalam acara pembangian makanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved