Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Blitar Kota menjelaskan perihal penangkapan tiga mahasiswa anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Blitar saat hendak menghadang kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Blitar.
“Ketiga mahasiswa tersebut kini tidak dilakukan penahanan. Mereka sudah berkumpul kembali dengan mahasiswa lainnya,” kata Wakapolres Blitar Kota Kompol Subiyantana dalam keterangannya, Kamis (19/6).
Polisi juga membantah isu bahwa ketiga mahasiswa ituditangkap Paspampres. Mereka hanya dihalau agar tidak menerobos rombongan Wakil Presiden Gibran yang hendak makan siang di salah satu rumah makan di Blitar.
“Jadi, mereka hanya dihalau saja karena hendak menerobos rombongan Wapres. Saat itu oleh Paspampres dihalau atau dipinggirkan agar jangan sampai mengganggu. Peristiwa sekitar pukul 12.30 WIB," katanya.
Ketiga orang anggota PMII tersebut tidak ditahan atau dilakukan pemrosesan hukum lebih lanjut. Setelah rombongan Wapres melintas, mereka diizinkan untuk pulang. Menurutnya, penghalauan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Ini sudah sesuai dengan prosedur pengamanan," jelasnya. (FL/E-4)
Program ini menggandeng dua kelompok masyarakat lokal, yaitu Bank Sampah Gong Lestari dan Pokmas Hidrofarm.
Sudah selayaknya inisiatif masyarakat dalam membangun energi mandiri melalui energi baru terbarukan tidak hanya sebatas dipuji, tapi pemerintah harus mendukung mereka.
DIREKTUR Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mengatakan, dugaan penangkapan terhadap tiga orang aktivis mahasiswa yang membentangkan poster untuk Gibran.
Wapres RI Gibran Rakabuming apresiasi Bazar Blitar Djadoel yang menjadi ajang pameran produk kerajinan Koperasi dan UMKM di Kota Blitar dan Jawa Timur.
GUBERNUR Lemhannas RI TB. Ace Hasan Syadzily melakukan ziarah dan tabur bunga ke Makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Ziarah dan tabur bunga di Makam Bung Karno
KORPS Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) PB PMII menggelar Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-58 di Gedung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta
Pihaknya meyakini bahwa selama semuanya kembali pada nilai tawasuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal, setiap persoalan akan menemukan jalan terbaiknya.
Kritis tidak sama dengan memecah belah. Sering kali, menurut Luluk, tuduhan memecah persatuan muncul hanya karena ada pihak yang berbeda pendapat dengan pemerintah.
Ketua Umum KOPRI PMII Wulan Sari menyampaikan PMII harus mampu menjadi mitra kritis dan strategis bagi para pemangku kebijakan di berbagai sektor.
ANGGOTA VI BPK RI Fathan Subchi resmi menjadi pemimpun Pengurus Besar (PB) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved